aacffkorea

SuGen Drabble

Posted on: Agustus 2, 2011

Drabble Super-Generation.

 

Buat Readers maaf kalo ffnya diganti jadi drabble *deep bows* itu semua karena saya tidak mungkin membuat FF banyak ;—; (Author paling males sedunia) jadi gapapa kan drabble aja? /puppyeyes. Karena saya lebih suka angst, jadi maaf kalo yang ga suka (_ _)v

 

1. Kyuhyun-Sooyoung (KyuYoung)

Kyuhyun memandangi foto di depannya dengan sangat lekat, manik mata coklat hitamnya seakan tidak ingin berpaling ke arah manapun selain foto di hadapannya ini,”Soo..”

“Sooyoung..”

“Choi Sooyoung..”

Hanya itu suara yang selalu Kyuhyun keluarkan selama 7 tahun terakhir ini, Choi Sooyoung, gadis yang mencuri perhatiannya selama ini, gadis yang selalu memenuhi otaknya selama ini, gadis yang sangat ingin sekali ia miliki, gadis yang pernah menerima cinta gilanya tersebut dengan senang hati, Sekarang meninggalkannya begitu saja,”Sorry, Kyuhyunie. Siwon oppa is better. Saranghae..”

 

Tangan Kyuhyun meremas foto yang tadi ia pandang dengan kasar, Otaknya seakan memutar kembali ingatan saat ia memergoki Siwon dengan mesranya mengecup pipi Sooyoung. Selama ini semua orang tahu kalau Kyuhyun dan Siwon adalah sahabat dekat, tapi itu dulu menurut Kyuhyun. Rasa sakit pengkhianatan sahabat dan kekasih sekaligus di rasakan olehnya dan lihat keadaannya sekarang.

Tubuh kurus, rambut berantakan karena tidak pernah ia urus, wajah yang sangat pucat membuatnya terlihat lebih seperti ‘mayat hidup’ ketimbang manusia. Tiba-tiba saja, Kyuhyun tertawa seperti layaknya orang kesetanan. Dia berjalan sambil menghancurkan barang yang berada di depannya dengan kasar. Ia banting, robek, tendang semua barang yang ia anggap menganggu jalannya.

Tangan kurus nan pucat miliknya pun sudah mengenggam gunting sekarang.

Kyuhyun, saranghae..”

 

“Aku mau kok jadi kekasihmu, karena aku menyukaimu, Kyu..”

 

“Choi Sooyoung hanya milik Cho Kyuhyun dan begitupun sebaliknya. Arraseo?”

 

“Aku dan Siwon oppa hanya berteman kok. So, Kyuhyunie tenang saja ^^;”

 

“KYU! KYUHYUNIE! Aku bisa menjelaskan ini semua..”

 

“Sorry, Kyuhyunie. Siwon oppa is better. Saranghae..”

 

Jleb! Dengan satu gerakan cepat, gunting yang berada di tangan Kyuhyun sudah menusuk perutnya. Darah merah segar pun mengalir tanpa henti, namun Kyuhyun malah tertawa dan terus tertawa. Bukan hanya satu kali, ia menusukkan benda tajam itu ke perutnya hingga berkali-kali hingga perutnya mungkin sudah robek. Tubuhnya pun ambruk dan pandangan matanya mengabur, namun sebuah seringaian masih terlihat jelas di bibirnya.

“Aku akan selalu mencintaimu, Nona Choi”, Kyuhyun pun menghembuskan nafas terakhirnya.

2. Donghae-Jessica (HaeSica)

“Apa yang ingin kau bicarakan, Jessie?”,ucap Donghae sambil menyesap kopi hangat di depannya dengan pelan. Gadis manis di hadapannya pun memalingkan wajahnya sambil menyilangkan kedua tangannya di dada,”Aku tidak mempunyai waktu banyak. Lekaslah bicara”.

Gadis yang dipanggil ‘Jessie’ itu pun menatap Donghae dengan tatapan serius, matanya terlihat sangat berkaca-kaca. “Aku benci fanservice-mu Hyukjae oppa”

 

“Waeyo? Apa yang terjadi padamu, Sica-ya?”, Donghae mengelus pipi halu Jessica dengan jemari tangannya namun Jessica segera menepis tangan Donghae dengan kasar.

“Aku benci karena kedekatanmu dengan Hyukjae..”

“Aku benci ketika bibirmu memujinya..”

“Aku benci ketika matamu memandangnya..”

“Aku benci ketika jari-jemari kalian berdua berpagutan..”

“AKU-BENCI-EUNHAE!”, pandangan semua orang langsung tertuju pada bangku Donghae dan Jessica. Beruntung orang-orang yang berada di café ini adalah para staff di SMEnt,”what’s wrong with you, bby?”

 

Aku ingin kita mengakhiri hubungan kita, Hae. Mulai sekarang kita bukanlah sepasang kekasih lagi”, Jessica pun berlari meninggalkan Donghae menuju ke arah luar yang lansung disusul oleh pria berjuluk ‘nemo’ tersebut,” Jessie! AWAAAAS!”

 

Tubuh Donghae langsung merosot ke bawah saat ia melihat Jessica sudah jatuh dengan darah di sekelilingnya. Sambil merangkak, ia hampiri tubuh mungil Jessica dan segera ia rengkuh tubuh gadis tersebut. Bibir Jessica sudah memucat dan matanya sudah menutup rapat, hal itu membuat Donghae sangat putus asa. Mobil yang tadi menabrak Jessica pun pergi meninggalkan mereka,”Mianhae Sica-unnie, semoga kau diterima di neraka nanti”, Pengemudi itu pun menunjukkan seringaiannya terhadap Donghae dan Jessica dari mobil.

Donghae masih saja merengkuh tubuh Jessica dengan erat, lalu ia pun mencium kening Jessica dengan lembut.

“Tidurlah yang tenang, My Ice Princess”.

 

 

 

3. Kyuhyun-Seohyun (SeoKyu)

Seohyun memandang getir makam di depannya, pancaran hangat sinar matanya sudah berubah menjadi dingin, tidak ada lagi senyum polos terukir di bibirnya.

“Kau Bodoh, Cho Kyuhyun!”, ucap Seohyun sambil terduduk di depan makam Kyuhyun.

“Kenapa kau tidak pernah melihatku selama ini?”

“Kenapa kau hanya menganggap Choi Sooyoung sebagai Princessmu, hem?”

“Kenapa kau rela menjadi seperti ini hanya karena Nyonya.Choi itu, hah?”

“JAWAB AKU, CHO KYUHYUN!”

“Apa aku kurang memperhatikanmu? Aku selalu mengikutimu setiap pulang sekolah, Aku selalu menyiapkan bekal setiap pagi untukmu..”

“Aku tahu apa makanan yang kau suka dan tidak kau sukai, Aku tahu apa film dan game favoritmu, Aku tahu tatapan cemburumu saat melihat Siwon bersama Sooyoung, Aku tahu semuanya, Kyu!”

“Itu semua kulakukan karena aku terobsesi denganmu, Oh bukan maksudku karena aku sangat mencintaimu! Aku Seo Joo Hyun, gadis gendut berkacamata bulat terobsesi pada Cho Kyuhyun sang bintang sekolah. Aku mempunyai banyak sekali fotomu di kamarku, tasku, maupun lokerku! Itu semua karena cintaku padamu, Kyu..”, kali ini mulai terdengar isak tangis dari bibir Seohyun. Tiba-tiba saja ia mengeluarkan sebilah pisau dari tasnya dan langsung saja ia mengiris nadinya. Tubuhnya ambruk di atas makam Kyuhyun, darahnya keluar tanpa henti dari pergelangan tangannya.

“Kita akan hidup bahagia bersama, Kyu..”

“Tunggulah aku,”

Sa-rang-hae..”, dengan satu tarikan nafas, Seohyun sudah meninggalkan dunia untuk selamanya.

4. Siwon-Sooyoung (SooWon)

 

Chagi, apa benar kau tidak ingin ke pemakaman Kyuhyun?”, tanya Siwon sambil mengupas buah di tangannya. Sekarang, ia sedang menelpon kekasihnya, Choi Sooyoung.

Ne, aku tidak ingin ke pemakamannya..”

 

“Wae? Apa kau merasa bersalah kepada mantan kekasihmu tersebut, hem?”, Siwon pun memasukkan potongan buah yang ia kupas ke dalam mulutnya. Terdengar helaan nafas Sooyoung dari sebrang telpon.

Aku hanya sedang malas saja. Lagipula rumahku sedang sepi..”, jawab Sooyoung singkat. Ia pun merebahkan tubuh tingginya di kasur king-size miliknya. Terdengar kekehan Siwon yang membuat Sooyoung kesal.

“Bagaimana kalau kita bermain?”,tanya Siwon yang langsung dijawab antusias oleh Sooyoung,”wait a minute, I’ll come for you, Princess“.

 

Sooyoung pun melonjak gembira sebelum ia memilih-milih baju, ia bersolek dengan cantiknya. Tidak sampai 30 menit, bel pintu rumah keluarga Sooyoung berbunyi kencang. Sooyoung segera melangkahkan kakinya ke bawah lalu membuka pintunya dan…Jleb! Sebuah pisau dapur sekarang menusuk ginjalnya. Ia melihat sebuah tangan kekar sedang menusukkan pisau tersebut.

Sooyoung mendongak untuk melihat siapa pelakunya,”S-si-won?” Orang yang di panggil Siwon oleh Sooyoung pun menunjukkan senyuman polosnya. Sooyoung tidak menyangka bahwa Siwon akan melakukan ini.

“Kebetulan tadi aku mengupas buah dan tiba-tiba saja terlintas ide untuk menusukmu, Bagaimana bagus, ‘kan?”, tanya Siwon diiringi dengan kekehan. Ia pun menarik pisau tersebut dari perut Sooyoung dan ia pun merendahkan tubuhnya untuk melihat kekasihnya tersebut,”Rasanya sakit, ya?”

“Tapi tidak sesakit rasa sakitku saat melihatmu mencampakkan setiap pria yang menyatakan cinta kepadamu”,

“Apa kau ingat dengan Lee Sungmin?”

“Seorang pria manis yang sangat menyukaimu. Tapi kau menolak cintanya begitu saja sehingga dia frustasi. Ia pun menjadi despresi lalu ia bunuh diri”

“Dan asal kau tahu, Lee Sungmin itu adalah kakak angkatku. Satu-satunya orang yang sangat mengerti di dunia ini, tetapi KAU..”, Siwon menunjukkan pisaunya ke arah Sooyoung.

“Telah membunuhnya secara tak langsung!!”,teriakkan Siwon makin gila saat ia mendengar Sooyoung merintih.

“Awalnya aku tidak ingin menghancurkan hubunganmu dengan sahabatku, Kyuhyun. Tetapi ternyata kau adalah orang yang gampang di pengaruhi”

“Satu pelajaran untukmu, Jangan mudah menilai orang dari sifat luarnya”, Siwon menancapkan lagi pisau tersebut tepat di dada Sooyoung yang membuat gadis tersebut tewas seketika itu juga.

Siwon tersenyum sambil membersihkan darah di tangannya sebelum ia berjalan pergi meninggalkan Sooyoung,” Dendammu sudah ku balaskan, hyung.”

 

 

5. Donghae-Yoona (YoonHae)

Yoona merangkul tubuh Donghae yang sedang menangisi kepergian kekasihnya untuk selamanya,”sst..uljima. Aku akan selalu disini, disampingmu, Donghae-ya”.

 

Donghae pun berbalik dan menatap Yoona dengan pandangan sendunya,”Kamshamnida, Yoona-ah”,

 

Yoona pun memeluk tubuh Donghae,”Aku akan ada disini untuk disamping kekasihmu, Sica unnie“, tiba-tiba sebuah seringaian terukir di bibir Yoona yang tentu saja Donghae tidak mengetahuinya. Donghae pun tersenyum lalu mengajak Yoona untuk pergi dari pemakaman kekasihnya ini, namun segerombolan polisi datang sambil menahan tangan Yoona dengan borgol,”Selamat Siang, Donghae-ssi. Kami dari kepolisian ingin memberitahu bahwa Yoona-ssi adalah pengemudi yang membunuh kekasih anda malam kemarin. Kami akan membawanya ke markas kami,”

Donghae menatap Yoona dengan pandangan tidak percaya,”Y-yoo-na..”

Yoona meronta meminta dilepaskan oleh polisi,”Aku tidak bersalah, oppa. Percayalah kepadaku“.

 

“Aku hanya terlalu mencintaimu, Kumohon bantu aku lepas dari jeratan polisi bodoh ini..”

“Oppa, aku melakukannya karena aku ingin kau menjadi milikku, HANYA MILIKKU..”, tiba-tiba Yoona tertawa yang membuat Donghae memandangnya miris. Rasa percayanya terhadap Yoona di salahgunakan oleh gadis tersebut. Dengan berat hati, Donghae membiarkan Yoona di bawa oleh polisi tersebut.

“Maafkan aku, Yoona”.

2 Tanggapan to "SuGen Drabble"

yeeay yeaay keren ceritanya😀
Tapi rada serem yang ceritanya sooyoung
Daebak ff😀

Maaf kelamaan ya terus ini cuman drabble lagi *deep bows* makasih udah mau baca :’)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: