aacffkorea

[Drabble] Hyung!

Posted on: Mei 4, 2011

Drabble singkat untuk Kwanghaeng-Yoosung.

Dari kecil, Kwanghaeng hyung lah yang selalu menemaniku. Dia selalu menghibur jika aku menangis dengan lolipop yang selalu dibawanya.

“Hyung, ayo bangun! Di lual celu cekali!”

“Hyung, ayo tendang bolanya! Yoocung ciap!”

“Kwanghaeng hyung, lelah ya? Payah!”

“Hyung, tadi yoocung jatuh! Cakit cekali. Hiks..hiks”

“Gomawo,Hyung! Lolipop ini enak^^”

Saat kami berdua remaja, sifatku mulai sedikit berubah tetapi tidak dengan persahabatan kami. Aku bukan lagi Yoosung kecil yang manja dan cengeng, aku bukan lagi Yoosung yang selalu berada di bawah bayang-bayang Kwanghaeng hyung.

“Hyung, aku menyukai seseorang. Dia temanmu, Soomi Noona. Aku mohon bantuannya ya hyung!”

“Hyung, tolong berikan bunga ini untuk Soomi Noona!”

“Hyung, terimakasih bantuannya! Aku tidak menyangka dia menerima penyataan cintaku! Gomawo hyung”

Kami pun beranjak dewasa, dari sini persahabatan kami mulai retak. Kwanghaeng hyung selalu sibuk dengan pekerjaannya dan Aku pun selalu sibuk dengan tugas kuliahku.

“Hyung, ayo kita makan malam!”

“Mianhae Yoosung, Hyung sedang sibuk!”

“Hyung, minggu depan kita berlibur ya! Aku mempunyai 2 tiket berlibur ke Jepang!”

“Mianhae Yoosung, Hyung tidak bisa! Hyung ada rapat besar minggu depan!”

“Hyung, kau sepertinya lelah! Ayo cepat istirahat! Aku tidak tega melihatmu seperti ini!”

“gwaenchana Yoosung, Hyung tidak apa-apa! Tidak usah mengkhawatirkan aku. Ah jam istirahat sudah selesai, maaf Yoosung, Hyung harus ke kantor lagi.”

Sibuk, sibuk, dan sibuk!
Itulah yang membuatmu melupakan aku, Hyung!
Aku membencimu hyung!

“Hyung, tidak pernah memperdulikan aku lagi! Aku benci kau hyung! Aku juga tidak akan memperdulikanmu walaupun kau mati sekalipun! Lebih baik kau meninggalkanku daripada sifatmu seperti ini terus.”

Mungkin ucapanku waktu itu sangat kasar, hingga…Kwanghaeng hyung benar-benar meninggalkanku, meninggalkanku untuk selamanya.

“Hyung, aku berjanji akan menarik seluruh kata-kataku waktu itu! Bangun lah hyung!”

“Hyung, ayo bangun! Di luar cuaca cerah sekali! Ayo kita bermain bola!”

“Hyung, aku tahu dulu kau menyukai Soomi noona! Ayo bangun hyung! Ternyata dia juga menyukaimu!”

“Hyung, tiket ke jepangku masih ada loh! Ayo kita kesana!”

“Hyung, kenapa tidak bilang sih kalau kau mengidap kanker selama ini? Mau bermain rahasia-rahasia ya denganku? Atau kau ingin bercanda denganku?”
“ Tuan Yoosung! Ini ada titipan surat untukmu dari Tuan Lee Kwanghaeng.”

“Untuk sahabat, ah bukan, Untuk Dongsaengku tersayang, Yoosung;

Maaf Hyung selalu sibuk akhir-akhir ini, Hyung tahu kau selalu kesal saat hyung menolak ajakanmu. Hyung tidak pernah bermaksud untuk mengabaikanmu, Hyung sibuk bekerja agar rasa sakit yang hyung rasakan tidak terlalu terasa tetapi Hyung malah merasa lebih sakit ketika kau marah kepada hyung. Jeongmal mianhae~! Maaf juga karena merahasiakan ini darimu, aku takut jika aku memberitahumu kau menjadi cengeng kembali. Maaf aku hanya bercanda. Sepertinya aku sudah tidak sanggup menulis lagi di kertas yang sudah basah akan air mata aku ini. Kau harus ingat pesan hyung untuk menjaga orang-orang yang kau sayangi dan ku tinggal!

-Lee Kwanghaeng-

-END-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: