aacffkorea

Maaf buat readers sebelumnya. Ini bukan ff ataupun fiksi. Ini diambil kisahnya.

===========================

Aku tersenyum palsu saat kau memberi ku harapan palsu setelah kita berbicara atas dasar kepalsuan.

Aku diam seperti manusia palsu yang tak pernah mengangkat arti cinta palsu saat sahabat palsuku memberikanku cinta palsu yang tak kan ada arti yang sangat palsu.

Aku masih berharap pada kepalsuaanku dengan cara aku tertawa palsu saat aku genggam tangan mu dengan perasaan palsu dan bergumam palsu.

Aku juga tak dapat bicara saat semua mencibirku palsu dan menghina palsu padaku. Mereka tidak akan pernah sadar atas keadaan palsuku yang terus aku gumamkan setiap hari dengan nada palsu.

Mereka tak akan pernah mengerti perasaan palsuku setelah mereka meninggalkan ku diatas penderitaan palsuku ditengah malam palsu yang menyelimuti diriku.

Mereka tak akan pernah mencari diriku dengan dasar perihatin yang palsu sampai mereka menemukan diriku yang palsu dan kemudian mereka akan tersenyum palsu.

Aku hanya tersenyum palsu saat aku menjadi tempat berkeluh kesah sementara dengan cerita palsu mereka. Aku tidak pernah merasa sakit dengan kata-kata palsu mereka.

Aku yang telah mencari kepalsuan dengan nada palsu saat aku meminta perhatian palsu pada kalian. Aku juga hanya menangis palsu saat kalian merasa iba dengan muka palsu kalian.

Semua ini serba palsu saat aku menangis nyata dengan keadaanku yang nyata dan menjadi landasan aku hidup di dunia nyata.

=====================

Maaf ya geje tapi ini seriusan dari dasar hati.
Mau tanya? Ke admin @NoonaSNSD aja ya. Keep fighting ^^

Part 2

Author : Han Rae Moon (Indira)

Casts :  Seohyun

              Kyuhyun

              Syupeo Sibdae

Dan pemain lainnya …

Note : “Annyeong haseyo .. bertemu lagi bersama saya,author yang ngarep banget dapet banyak komen.hahaha…Aku mau bahas tentang suara SMS-nya Seohyun nih,aku waktu itu otaknya lagi sempit,Seohyun mau pake lagu apa untuk dering SMS dia,eh aku kepikiran lagu Marry U,yaudah aku pake itu aja… No Problem kan?? Gomawooooooo … Love U My Lovely Readers”

“Apakah kau lapar?Sekalian saja kita makan malam bagaimana?”tanyaku dengan wajah memelas.

“Ne,”jawabnya masih dengan suara lembutnya.

                 Aku langsung membawa mobilku menuju Babtol’s Restaurant.Sesampainya di restaurant,kami langsung memesan makanan.

——————————————————————————————————

Enquired Love

Part 2

Han Rae Moon Present …………..

“Menurutku ini adalah salah satu restaurant terbaik di Korea,pemiliknya adalah salah satu member grup terkenal kita!SUPER JUNIOR Kim Jong Woon”.ucapku.

                Dia hanya tersenyum seolah-olah mengatakan aku senang berada disini.

                Selesai makanaku langsung mengantar Seohyun pulang.

“Sudah sampai”ucapku pada Seohyun.

“Gomawoyo Kyuhyun-sshi..” sambil dia menurunkan kepalanya,lalu beranjak  membuka pintu mobil.Dan kutarik tangannya lalu kucium bibir tipisnya sekilas.Ekspresinya saat kucium matanya membuka kaget,dan terdiam sejenak.Lalu dia turun dari mobilku.

“Sampai ketemu besok Seohyun-sshi”ucapku dengan wajah memerah.

~Kyuhyun POV end~

@Seohyun POV

            Sepulang dari butik bersama Kyuhyun tadi,aku jadi sering melamun.”Aku tidak tahu apa yang dia lakuakn tadi!Itu sangat aneh,dan yang lebih parah dia itu mengambil first kiss ku yang seharusnya aku berikan untuk orang yang benar-benar aku cintai!”omelku dalam hati sambil memegang terus bibirku ini.Tapi mengapa aku tidak keberatan saat ia menciumku?Apakah ini yang dinamakan cinta?Apa yang harus aku lakukan besok saat aku bertemu dengannya?

Love oh baby my girl..Geudaen naui juhnbu nunbushige areumdawoon..Naui shinbu shini jushin suhnmul.Suara dering sms-ku.Kulihat hp-ku yang kugenggam sedari tadi.

From : KYUHYUN

“Maafkan aku atas kejadian tadi.Jangan terlalu difikirkan dan lupakanlah!Selamat tidur!Good Night and Have a nice dream!”

              Dia masih bisa berbicara seperti itu disaat seperti ini?Tapi biarlah,dia itu salah satu sahabat terbaikku juga!Dan tanpa kusadari yang sedari tadi aku meikirkannya sambil tiduran di atas kasur-ku,akhirnya ku terlelap  juga.

——————————————————————————————————-

@keesokan harinya ..

           Aku bangun jam 7 pagi,sarapan lalu membantu umma membereskan rumah karena di rumah kami tidak menyewa pembantu.Aku tidak ingin umma mengerjakan pekerjaan berat ini sendirian,jadi aku putuskan untuk membagi perkerjaan rumah umma denganku.

                Setelah membantu umma,aku berniat untuk jalan-jalan Lotte World.Aku mengajak semua member  Syupeo Sibdae (girl band-ku yang beranggotakan 13 member).Mereka semua mau jalan – jalan denganku !! Untungnya kami masih trainee,jadi belum banyak yang mengenal kami.

“Ahh . ini sangat menyenangkan!!”ucap mereka setelah kita sampai di Lotte World.

“Sudah lama kita tak pernah jalan bersama ke tempat seperti ini!”ucap Hyoyeon diikuti anggukan dari kami bertiga.

“Ayo kita beli ice cream !” ajak Tiffany.

“Kajja” seru kita semua sambil lari menuju  food court.

@food court

“Seohyun-ah,apakah kau ada acara malam ini?”Tanya Jessica.

“Memangnya ada apa?” tanyaku sambil terus menjilat Ice Corn – ku.

“Kami bertiga akan pergi ke Villa Hyoyeon untuk liburan sebentar karena bulan depan kita sudah harus rilis album pertama kita bareng SPSD kan?”Jawab Jessica yang juga sambil menjilati Ice-Creamnya.

“Oh ya aku juga baru ingat kalau grup kita sudah di confirm untuk jadi training SMEnt seminggu yang lalu.” Celetuk Tiffany tiba-tiba.

“Kenapa kalian tidak memberitahuku?” tanyaku.

“Karena kamu selalu sibuk dengan Kyuhyun!Jadi bagaimana?Kamu bisa gak malam ini?” Tanya Hyoyeon.

“Mianhae , Jeongmal Mianhae chingu !!” jawabku dengan wajah sedih.

“Waeyo?” Tanya mereka serentak.

“Aku harus menemani Kyuhyun ke Saengil Party – nya Ryeowook!” jawabku.

“Siapa Ryeowook?” Tanya Hyoyeon.

“Ryeowook adalah salah satu member grup Kyuhyun juga.” Jawabku.

“K.R.Y itu kan?band terkenal di SMA kita?”Tanya Tiffany.

“Ne,” jawabku..

“waaaww daebak !! mengapa kau sekarang bisa menjadi dekat dengan para cowo bersuara malaikat seperti

mereka itu?Kau sungguh beruntung Seohyun-an!!” ucap Jessica.

“Ya sudah,gwaenchana.Kau tak usah ikut dengan kami ke villa,biar aku beritahu nanti ke Manager.” Ucap Tiffany.

“Gomawoyo chingu!Saranghae!”ucapku sambil memeluk mereka bertiga.

“Ini sudah jam 4 aku harus cepat pulang!Pesta mulai jam 7,dan aku akan dijemput oleh Kyuhyun jam 6.30! ” ucapku terburu-buru.

“Pergilah Seohyun-ah,!Have a nice night!” ucap mereka bergantian.

“Gomawoyo” ucapku sambil pergi meninggalkan mereka.

——————————————————————————————————-

@rumahku..

“Ah !! Ini sudah jam 5 aku baru sampai rumah ! aku harus cepat” mandi dan bersiap-siap! Aku tidak mau membuat Kyuhyun menunggu lagi!” ucapku sambil berlari ke kamar.

                Aku langsung mandi dan berdandan sesimple mungkin karena waktuku tidak banyak dan memang aku kurang suka make-up tebal.

Love oh baby my girl..Geudaen naui juhnbu nunbushige areumdawoon..Naui shinbu shini jushin suhnmul.Suara SMS-ku.

From : KYUHYUN

“Seohyun-sshi,aku sudah ada di depan rumahmu!”

Reply To : Kyuhyun

“Masuklah dahulu,aku sedang bersiap-siap dan akan segera selesai lalu turun!”

From : KYUHYUN

“Arraseo ! Palli !”

Lagi-lagi ia membuatku keGR-an dengan tanda love itu *buset dah tuh lope gede banget* !Lalu akupun turun ke bawah dengan menggunakan dress yang kemarin kubeli dengannya di butik.Ketika aku turun,aku melihat Kyu sedang berbincang dengan umma dan appa.Aku masih merasa canggung saat aku bertemu dengan Kyuhyun karena kejadian kemarin malam.Aku pun menghampiri mereka di ruang tamu.

“Seohyun-ah!neomu yeppuda!” ucap appa sambil menyuruhku duduk disebelah Kyuhyun.

“Nak,kamu tak pernah bilang kepada umma bahwa kamu sedang berpacaran dengan Kyuhyun?” ucap umma tiba-tiba yang membuatku serasa disambar petir!

“Ne?” ucapku pelan dengan wajah tak percaya.

“Geurae,tadi Kyuhyun bicara pada umma dan appa kalau kalian akan pergi ke pesta sahabatnya Kyuhyun dan di pesta itu harus membawa pasangannya kan?” jawab umma senang.

“Keunda..?” ucapku terbata-bata,dan Kyu langsung menyambung ucapanku.

“Ne ahjumma,kami belum lama berpacaran,jadi belum sempat berbicara kepada ahjussi dan ahjumma.Jeoseonghamninda..” ucap Kyuhyun yang membuatku tidak mengerti.

                Setelah Kyuhyun mengucapkan itu aku menjadi diam,memikirkan apakah Kyuhyun benar bicara seperti itu atau hanya bercanda?Lagi-lagi dia membuatku senang dengan ucapannya itu,dan membuatku berfikiran bahwa ia benar-benar mencintaiku.Tapi aku hanya bisa menunduk saat ini.Tak berani menatap wajahnya sama sekali.Tak lama kemudian Kyuhun pamit kepada orang tuaku untuk mengajakku pergi ke pesta.

@mobil Kyuhyun

                Kami berdua terdiam sesaat,lalu Kyuhyun yang memecahkan kesunyian ini.

“Seohyun-ah .. mianhae..” ucap Kyuhyun.

“Waeyo?” tanpa aku sadari aku malah berkata kenapa.

“Kau tidak marah tentang tadi?” tanyanya bingung.

“Ahh,,so.soal itu..gpp lah!” ucapku yang malah tambah membuatnya bingung.

“Ohh baguslah kalau kau tidak marah padaku.Kukira kau akan marah padaku tentang soal pacaran palsu kita.” Jawab Kyuhyun yang langsung membuatku sesak.

                “Jadi ini hanyalah pura? .. Kyyaaa !! CHO KYUHYUN kenapa harus berpura-pura?Aku tidak keberatan jika harus benar-benar terjadi dan memang itu yang aku inginkan”.  omelku dalam hati.Aku ini perempuan!mau ditaruh dimana wajahku jika aku yang menembaknya duluan?Toh belum tentu Kyuhyun juga menyukaiku.Aku tahu masih banyak orang yang lebih cantik daripada aku.Apalagi ada ya bisa dibilang cewek cantik,tapi sifatnya aneh gitu deh .. namanya Choi Nunu..Sepertinya Kyuhyun juga menyukainya.Aku tahu karena setiap orang yang bertemu dengan Kyuhyun apakan ia berpacaran dengan Nunu atau tidak.Sebenarnya hatiku juga sakit saat tau bahwa Kyuhyun menyukai Nunu.Dan mereka terlihat memang saling mencintai,apalagi Kyuhyun dan Nunu adalah teman sekelas.Dan yang lebih parahnya lagi,aku dan Nunu adalah sahabat dekat!.Tanpa kusadari aku melamun sedari tadi didalam mobil dan Kyuhyun langsung menyadarkanku,ternyata kita sudah ada di depan villa milik Ryeowook.

~Seohyun POV end~

@Ryeowook Saengil Party

@Kyuhyun POV

                Seohyun-ahh mianhae,aku berbohong padamu tentang perasaanku.Jika aku tidak bilang begitu aku pasti tidak akan diijinkan untuk pergi denganku.Maafkan aku karena aku telah mengecewakanmu!

“Seohyun-ahh .. ?” ucapnya sambil melambaikan tangannya diwajahku.

“Ah ne? …. mian ..” jawabku pelan.

“Kita sudah sampai.Ayo turun” ajakku pada Seohyun.

                Saat Seohyun mau membuka pintu mobilku aku menahan tangannya dan berkata..

“Tunggu,biar aku yang bukakan pintu untukmu!” ucapku dengan perlahan.

“Waeyo Kyuhyun-ahh?” tanyaku dengan memasang wajah aneh.

“Malam ini kau akan jadi pacar semalamku.!” Ucapnya dengan senyum evilnya.

                Tanpa segan-segan ia langsung menampar wajahku dan berkata “Dasar kau babo namja  CHO KYUHYUN!” setelah ia mengatakan itu,ia langsung berlari keluar mobil.Aku lalu memarkirkan mobilku dan langsung mencarinya.

“Seohyun!!!Kyyaaa !! SEO JOOHYUN !!EODIGAYO!!” teriakku tanpa berhenti.

                Kudengar ada suara orang yang menangis di atas ayunan di taman belakang villa itu.

~Kyuhyun POV end~

@Seohyun POV

“Tidak baik wanita menangis sendirian malam-malam di taman.” Ucap seseorang didepanku dan aku langsung mengangka kepalaku dan terlihatlah wajah seseorang yang sudah tak asing di mataku,orang yang sangat kupuja,dan orang yang sangat aku cintai.CHO KYUHYUN.Seketika aku langsung menghapus air mataku.

“Kau kenapa?” tanyanya.

“Anieyo .. gwaenchana!” jawabku sambil terisak.

“Ya sudah ayo kita masuk!” ajaknya.

                Apakah ia itu sangat bodoh?Cukup saja dengan kukatakan “Anieyo ..gawaenchana!” ia langsung percaya?Dasar kau namja pabo CHO KYUHYUN ! namja tak tau malu yang tak bisa menghargai perasaan orang lain!Aku benci kamu!

~Seohyun POV end~

@Author POV

                Kyuhyun sangat menikmati pesta sahabatnya itu dan lain dari Kyuhyun,Seohyun malah bosan berada disana karena Kyuhyun mengenalkannya sebagai yeoja chingu-nya.Dan saat ditengah – tengah pesta,Seohyun ditinggal sendiri di meja belakang dan ia berkumpul di depan dengan Ryeowook dan yeoja chingu-nya Eun Sub.Eun Sub juga adalah salah satu sahabat Seohyun,karena Eun Sub juga salah Satu member SPSD.

~Author POV end~

@Seohyun POV

                Aku melihat Nunu dipesta itu,dan benar apa yang aku pikirkan.Nunu mengajak Kyuhyun pergi berdua keluar.Tanpa mereka ketahui aku mengikuti mereka dari belakang sambil membawa segelas jus yang tadi aku minum.Ternyata mereka pergi ke tempat ayunan yang tadi aku tempati.Mereka berbincang lama dan aku melihat mereka …

CHUU ~~~~

                Saat meliahat semua itu,aku tak kuasa untuk menahan gelas yang kupegang dan akhirnya gelas itupun pecah,dan mereka yang sedang melakukan itu pun langsung berbalik kearahku.Kyuhyun seolah-olah kaget saat melihatku ada disitu.Ia langsung bangun dari kursinya sambil memanggil namaku.Tetapi aku tak kuat dan langsung lari keluar Villa itu walaupun sudah mulai gerimis sambil mencari halte bus terdekat.Selama aku berlari ternyata aku mengeluarkan airmataku sederas hujan ini.

——————————————————————————————————

            Ternyata hujan pun turut merasakan apa yang kurasakan.Aku duduk di halte bus sendiri tak ada orang lain di halte ini selain aku.Aku pun menangis sambil menunduk dan menggigil di halte itu.Lalu aku mendengar suara segerombolan laki-laki.Ternyata namja-namja itu adalah preman yang membuat tidak ada seorang pun yang mau menunggu bis di halte itu.

“Hai nyonya cantik…” Tanya semua namja  itu dengan logat menyeramkan.

“Mau apa kalian?” jawabku.

“Tidak baik hujan-hujan begini gadis secantikmu sendirian di halte.”

“Bukan urusan kalian!” ucapku tegas.

                Semua laki-laki itu tiba-tiba langsung menangkapku saat aku mengatakan itu.Akupun berusaha melepaskan tangan namja  itu tapi susah.Akupun berteriak keras.

“TOOOLLOONNGG !!” teriakku.

                Tiba-tiba ada seseorang namja yang langsung menghantam para namja jahat itu dari belakang.Setelah semua namja itu pergi ia menghampiriku yang masih menangis sambil memeluk kedua kakiku.

“Gwaenchana?” tanyanya.

“Ne gwaenchana..” ucapku masih sambil menangis dan memeluk kakiku sambil menunduk kebawah.

“Kajja..” ucapnya yang membuatku aneh,lalu aku mengangkat kepalaku.Daann~~

“Neo !!” ucapku kaget sambil sedikit menangis saat mengetahui bahwa orang itu ialah KYUHYUN !

“Waeyo?” tanyanya tenang.

“SHIROO !!” balasku sambil sedikit berteriak.

“Ayo kita pulang !” balasnya dengan lebih berteriak keras.

“Shiro ! biarkan aku sendiri disini!” ucapku sambil menangis tanpa melihat wajahnya.

“Kau ingin dicelakakan oleh namja jahat seperti mereka lagi?” Tanya Kyu  setengah berteriak.

Lalu aku berdiri dan memandang wajahnya sambil menangis.

“Wae?Ada urusannya denganmu?Kau bukan siapa-siapaku,dan kau telah memiliki kekasih!apa tujuanmu mengajakku ke pesta itu?” tanyaku berteriak di depan mukanya.

“A..Akkuu” jawabnya terbata-bata.

“Uruslah kekasihmu itu!Aku benci kamu!” sentakku.

“Mengapa kau menjadi marah seperti ini?” tanyanya bingung.

“Babooo !! Babbo namja!!” ucapku sambil memukul-mukul dada bidangnya.

“Wae?” sentaknya mengagetkanku.

“Karena aku MENCINTAIMU CHO KYUHYUN !!!” teriakku di depan wajahnya lalu berjalan meninggalkannya.Tetapi ia keburu menahan tanganku.Langkahku terhenti tapi tetap tidak membalikkan badanku kearah Kyu.

“Kajima …” ucapnya lirih.

“Wae?”

“Biar aku jelaskan padamu dahulu.”

“Obseo !! lepaskan aku !” teriakku.

“Shiro !” dia pun tak kalah berteriak keras.

“Mianhae Seohyun-ah,jeongmal mianhaeyo..aku memang sudah berpacaran dengan Nunu.Tapi aku mengajakmu kemari karena kamu adalah sahabat terbaikku.Dan aku ingin bersenang-senang bersamamu di pesta itu.” Tambahnya.

“Lepaskan aku sekarang!!” ucapku

“Kau mau kemana?” tanyanya lirih

“Bukan urusanmu CHO KYUHYUN.”

                Setelah itu aku menarik tanganku berlari mejauh dari Kyuhyun tak tahu aku harus pergi kemana hanya mengikuti  kemana kaki ini melangkah.Hujan semakin deras.Tas-ku tertinggal di meja pesta itu.Aku tak membawa uang sepeser pun,hanya menyusuri jalan yang sudah sepi seorang diri.Hujan pun  seakan ikut menangis merasakan kesedihanku.Ku rasa ini sudah ada jam 12 malam.Kakiku mulai lelah dan aku menggigil kedinginan.Karena aku hanya memakai dress pendek sepaha saja.Dan aku tak kuat lagi untuk menahan badanku.Akhirnya aku pun terjatuh pingsan di tengah jalan raya.

~Seohyun POV end~

——————————————————————————————————

@Kyuhyun POV

              “Apakah ia sudah pulang?” ucapku diatas ranjang tak bisa tidur.Aku tak bisa tidur padahal ini sudah jam 1 malam.Aku tak nafsu untuk membuka laptopku.Aku hanya berbaring lemas di ranjang.Kuputuskan untuk menelfon rumah Seohyun karena HP Seohyun ada di sini.

“Yeoboseo?” Tanya umma Seohyun.

“Kyuhyun imnidha,eommonim apakan Seohyun sudah pulang?” tanyaku khawatir.

“Belum nak,ini eomonnim saja tak bisa tidur karena memikirkannya.Eommonim akan menelfon polisi.” Jawab

umma Seohyun sambil menangis.

“Eommonim tak usah khawatir.Aku akan mecari Seohyun.”  Jawabku.

“Gamsahamnidha Kyuhyun-sshi.”

“Ne eommonim.” Balsku lalu aku menutup telfonnya dan mengambil jaketnya dan langsung ke garasi.Aku

mencari Seohyun kearah ia pergi meninggalkan aku dari halte itu.

“Seohyun-ah..kau dimana?” ucapku dalam hati.

                Beberapa kilo meter dari halte itu kulihat ada seorang yeoja yang tergeletak di tengah jalan.LAlu aku memberhentikan mobilku dan turun dari mobil.Dan ternyata itu adalah ..

“Seohyun-ahh .. kkyyya ! Seohyun-ah?” ucapku sambil merangkul kepalanya di tangan kiriku dan tangan kananku menepuk-nepuk pipinya,tapi ia tak juga menyahut.Kutatap mukanya yang putih pucat,rambutnya basah berantakan,dan bajunya semua basah.Lalu aku memutuskan untuk membawanya ke apartemenku.

@Apartemen

Aku menggendong Seohyun menuju kamarku.Lalu aku baringkan tubuhnya di kasur size king ku.

TBC ~~~

hehehehe .. lama gak part ke-duanya?

mian lama,aku takut nge-post’nya!hehehe

jangan pada yadong fikirannya ya !!

aku gak akan nambahin NC di FF ini,karena ternyata aku punya lovely readers yg masih dibawah umur banget !!

lagian aku g bisa nikin yg kaya gtuuu..

RCL ditunggu !!

LOVE U MY LOVELY READERS !!

Di Part 1 ada typo, harusnya itu Zhoumi bukan Kangin(_ _)v. Masih ada yang mau baca part 2 ini? :> 1 komen bakal lanjut HEHE.

 

 

                          oOo

 

“Apa yang terjadi,hyung?”tanya Eunhyuk setelah berlari ke ruang kesehatan disusul dengan yang lainnya.”Marcus hampir menghisap darahnya tadi. Kita harus benar-benar menjaga Sungmin ini 24jam penuh, Marcus benar-benar ingin memilikinya.”Semuanya hening, bergumul dengan pikirannya masing-masing. 

 

Eunhyuk pun mengeluarkan suaranya untuk melepas keheningan,”Aku mempunyai sebuah ide!”

 

   oOo

 

DORKY EUN PRESENTS…

 

“REINCARNATION”

 

KYUMIN©SUCCESS MUSEUM ENTERTAIMENT

 

CHO KYUHYUN LEE SUNGMIN

 

                          oOo

 

Leeteuk memandang Eunhyuk dengan tatapan penuh tanya,”Apa idemu, Hyuk?”

 

“Bagaimana kalau kita beritahu saja kepada Sungmin tentang siapa kita dan siapa Marcus dan teman-temannya tersebut.”,ujar Eunhyuk sambil melihat Sungmin yang belum sadarkan diri. Tiba-tiba Ryeowook memukul pelan kepala Eunhyuk dari belakang,” Jangan terburu-buru dulu,Spencer! Sungmin bisa saja tidak mempercayai kita lalu menjauhi kita ‘kan? Lebih baik agar dia mengetahuinya sendiri”.

 

Yang lain pun mengangguk setuju sedangkan Eunhyuk hanya menyilangkan tangannya di dada sambil mengerucutkan bibirnya,”A-rra-seo”. Tiba-tiba pandangan mereka tertuju pada Sungmin yang menggeliat pelan di kasur ruang kesehatan tersebut. Ryeowook dan Henry pun langsung berlari mendekati Sungmin lalu memeluknya,” Akhirnya kau sadar juga, hyung”. Sungmin hanya mengerjap-ngerjapkan matanya lucu sambil mendudukkan tubuhnya.

 

“Sadar? Memangnya aku kenapa? Apa yang telah terjadi?”,tanya Sungmin sambil memijit kepalanya yang sedikit terasa pusing. Leeteuk tampak memberi isyarat kepada Ryeowook dan Henry yang langsung membalas dengan anggukan,”Tadi kau tersandung oleh kaki Henry dan kepalamu membentur meja, hyung“.

 

Henry pun memasang wajah bersalah sambil menundukkan kepalanya “Mianhae…”, ujarnya. Sungmin pun tersenyum sambil menganggukan kepalanya tanda ia memaafkan Henry. Leeteuk dan Heechul pun izin keluar sambil menarik tangan Kibum dan Eunhyuk.

 

“Spencer, malam ini kau yang harus menjaga Sungmin”.

 

MWO?!! Aku? Mengapa harus aku? Bukankah yang lain lebih handal dalam hal mengawasi daripada aku?”,ucap Eunhyuk sambil menunjuk mukanya sendiri. Heechul pun menyentil dahi Eunhyuk,”Turutilah perintah hyungmu”. Eunhyuk pun hanya diam tidak mau berbicara apa-apa lagi sambil mengusap dahinya. Tiba-tiba 4 orang namja sudah berdiri di depan mereka sambil menyeringai,”Apa yang kau inginkan, Andrew Choi?”

 

Aku hanya menginginkan anak manusia itu, Dennis Park.”, namja yang dipanggil Andrew itu pun menjawab sambil tetap menyeringai. Kibum meremas jemari tangannya hingga buku-buku jarinya memutih namun Heechul menahannya,”Jangan bereaksi disini, Bryan”.

 

Kibum pun mulai menstabilkan dirinya dan mengontrol emosinya yang membuat Heechul sedikit tenang,”Ah. Kau masih belum bisa mengontrol emosimu seperti dulu ya, Bryan Trevor? Lain kali kau harus membiasakan sifatku kepada hyungmu yang cantik ini”, Andrew memegang dagu Leeteuk dan langsung ditepis oleh pemiliknya.

 

“Kau tidak bisa membawa Sungmin selama kita masih menjaganya”, tegas Eunhyuk. Sekarang, seorang namja dengan warna rambut kuning mencolok mendekati Eunhyuk sambil tersenyum meremehkan, “Kau terlihat sangat menggairahkan saat berbicara dengan nada membentak seperti itu, Hyukkie~ “.

 

Tangan namja itu pun mengelus pipi Eunhyuk lembut yang membuat Eunhyuk merinding dan gusar,” Jauhkan tangan kotormu itu, Aiden Lee“, bentak Eunhyuk sambil menjauhkan tangan namja tersebut. Aiden hanya terkekeh pelan sambil berjalan atau lebih tepatnya melayang mundur ke belakang, matanya berubah menjadi berwarna merah pekat dan sepasang taring mulai terlihat dari mulutnya.

 

“Anak itu akan menjadi milik Marcus! Seperti teman kalian dahulu..”,Andrew menunjukkan seringai terbaiknya sebelum berlalu pergi. Leeteuk,Kibum, Heechul dan Eunhyuk hanya menatap bengis kepada musuh mereka tersebut.

 

***

 

Ryeowook duduk di kursi kecil sambil membaca buku di tangannya, sedangkan Henry sedang duduk di ranjang sambil menatap Sungmin terus-terusan yang membuat orang yang dilihat tentu saja risih,” Waeyo, Hen? Ada yang salah denganku?”

 

Henry menggeleng berkali-kali sambil tersenyum polos,”Anni, Wajah Min-ge manis sekali~”

 

“Kau ini ada-ada saja, Hen! Kau juga memiliki wajah yang manis”, balas Sungmin sambil mengusap rambut coklat Henry. Ryeowook pun memicingkan matanya ke arah jendela lalu ia menyimpan bukunya,”Aku permisi keluar dulu! Hen, jaga Minnie hyung

 

Ryeowook pun melangkahkan kakinya keluar dengan wajah yang angkuh,”Wah, kita ketahuan ya, Zhou! Lama tidak melihatmu, Nathan”.

 

Ryeowook hanya mengerlingkan matanya sambil menyilangkan tangan di dadanya,”Sungmin adalah milik kami. Kami tidak akan kalah dari kalian seperti saat Vincent masih hidup”, ucapan sinis Ryeowook malah membuat  orang yang berbicaranya dengannya tadi tertawa kencang lalu mereka pun mendekati Ryeowook.

 

“Kalian ini hanyalah kaum lemah, berbeda dengan kami yang memang di takdirkan untuk menguasai dunia ini. Sekilas saja, Sungmin akan berada di tangan kami”,ucap namja dengan suara bass sambil tersenyum meremehkan ke arah Ryeowook. Namja mungil yang bernama ‘Ryeowook‘ itu mengepalkan tangannya, bersiap-siap untuk memukul namja di depannya. Baru saja ia akan melayangkan pukulannya, tangannya sudah di tahan oleh namja tersebut dan dengan sekali gerakan ia memelintir tangan Ryeowook yang membuat Ryeowook berbalik ke belakang,”Lepaskan tangan kotormu, Yesung-ssi!”, gertak Ryeowook sarkatis.

 

Namja yang di panggil ‘Yesung‘ tadi pun melepaskan tangan Ryeowook dengan kasar hingga tubuh Ryeowook terpental beberapa centi ke belakang,”Berfikirlah matang-matang sebelum menantangku, sayang..” Yesung dan temannya tadi pun berjalan pergi meninggalkan Ryeowook yang tersungkur di bawah.

 

“Sialan kau,”

 

***

 

Setelah menghindar dari Leeteuk, Kyuhyun memutuskan untuk tidak kembali ke kelasnya, hasratnya untuk bertemu Sungmin bergejolak lagi namun ia menahannnya karena merasa ini bukanlah waktu yang tepat.

 

Kyuhyun berjalan ringan di ujung pagar atap sekolah sambil memasukkan tangannya ke saku celananya, kulit putih pucatnya sedikit mengeluarkan asap karena terkena cahaya matahari “Cepat turun, kau bisa terbakar nanti..”, Kyuhyun membalikkan badannya dan melihat seorang gadis dengan perawakan mungil memegang payung hingga menutupi wajahnya.

 

“Cih, Apa kau tidak tahu antibiotik pelindung dari cahaya matahari? Dasar kuno”, gadis tersebut hanya menyeringai,”Antibiotik itu tidak banyak membantu, Humprey tewas meleleh karena terlalu memanfaatkan antibiotik tersebut. Kuberitahu saja, kau jangan terlalu tergantung pada antibiotik itu. Kita ini Vampire bukan para Archer bodoh“.  

 

Tidak semua Archer bodoh. Kau itu tidak mengerti apa-apa tentang mereka, anak kecil!”, Kyuhyun sedikit meninggikan nada suaranya 1 oktaf dan sedikit menekankan kata terakhirnya namun tetap terlihat angkuh.

 

Gadis tersebut tertawa sambil meloncat ke arah pagar yang dipijak Kyuhyun,”Masih belum bisa melupakannya, Cho-ssi?” Terdengar jelas sekali nada menyindir dari setiap perkataan gadis tersebut yang membuat Kyuhyun sedikit kesal.

 

Kyuhyun lalu melesat ke bawah lalu menumpu badannya dengan kakinya, dia melambaikan tangannya ke arah gadis tersebut sambil berkata,”Aku tidak akan bisa maksudku aku tidak akan pernah melupakannya. Karena aku akan mendapatkannya lagi,”

 

“Untuk kedua kalinya,Jac…“, dengan gerakan cepat, Kyuhyun berlari meninggalkan gadis tersebut,”…Dasar keras kepala! Kau masih sama seperti dulu,Gyu!”

 

***

 

Sungmin menghela nafasnya lalu menatap ke arah jendela luar, dia tidak menanggapi celotehan Henry yang terlewat panjang. Ia tahu ia kalau ia tidak jatuh sebenarnya “Apa yang mereka sembunyikan dariku?”, tanyanya dalam hati. Tiba-tiba manik mata rubah miliknya melirik sebersit bayangan yang berlari sangat kencang dan ia pun berjalan ke arah jendela untuk memastikan apa yang ia lihat tadi.

 

“Ada apa, Minnie-ge?”,tanya Henry sambil mendekati Sungmin dan berdiri di belakangnya. Sungmin hanya menggeleng lalu melangkahkan kakinya ke arah pintu keluar,”Aku sudah merasa baikan, Henli-ah. Ayo kita ke kelas!”

 

Henry pun mengangguk dan mengikuti Sungmin dari belakang, tiba-tiba mata keduanya terpaku pada sosok namja mungil yang sedang berusaha untuk berdiri “Wookie-hyung!”,teriak Henry sambil berlari mendekati Ryeowook yang ternyata sedang berusaha berdiri tadi. Sungmin pun mengikuti Henry yang sedang membantu Ryeowook berdiri.

 

“Apa yang baru saja terjadi kepadamu, Wookie?”,tanya Sungmin dengan nada khawatir. Ryeowook pun mencoba berdiri dibantu oleh Henry di sampingnya,”Gwaenchana, hyung. Aku hanya kurang hati-hati tadi”. Awalnya Sungmin menatap Ryeowook curiga namun saat melihat tatapan Ryeowook yang polos, ia langsung mengangguk dan lekas membantu Ryeowook.

 

***

 

Warna kuning kemerah-merahan langit sore sudah mulai terlihat, burung-burung terbang beriringan menuju sarangnya. Sama seperti murid-murid di Sapphire Blue High School yang mulai berjalan meninggalkan sekolah. Ryeowook berjalan sambil dibantu oleh Henry di sampingnya, Disamping mereka ada Leeteuk yang dirangkul oleh Heechul, sedangkan Kibum berjalan sambil membaca buku tebal miliknya.

 

Hyung, kenapa melamun terus daritadi?”,tanya Eunhyuk kepada Sungmin yang hanya diam sedari tadi. Sungmin menatap Eunhyuk lalu tersenyum kikuk,”Hem? Kau bicara apa tadi? Maaf aku tidak dengar”. Eunhyuk mendengus kesal sambil terus memakan permen kapasnya dan berniat untuk tidak menjawab Sungmin. Leeteuk melepaskan rangkulan Heechul lalu berjalan di samping Sungmin,”something bother you, Min?”

 

Sungmin menggeleng sambil tetap tersenyum kikuk, Sebenarnya pikirannya memang kalut daritadi. Ia bingung tentang semua di sekolah barunya, temannya dan namja yang menatapnya tadi di kantin,”Cho Kyuhyun..”

 

Tiba-tiba sebuah nama terlintas di pikiran Sungmin, entah mengapa ia merasa tidak asing dengan nama tersebut, sekilas hawa dingin terasa jelas di tengkuk Sungmin.”Eh? Aku dimana?”,

 

Sungmin membelalakan matanya saat ia tahu ia tidak bersama teman-temannya lagi, Ia melihat sekitarnya yang berupa pohon-pohon yang menjulang tinggi dan langit berwarna sangat kelam. Sungmin pun jatuh terduduk sambil memeluk lututnya, ia takut. Tubuhnya bergetar hebat dan keringat dingin mulai keluar dari pori-pori kulitnya.

 

“Sungmin-ah~”, Sungmin merasa sangat takut ketika mendengar sebuah bisikan dengan suara serak tepat di belakang telinganya. Dengan takut ia membalikkan badannya dan kemudian ia pun mundur sedikit agak menjauh ketika melihat siapa orang yang berbisik tadi,”Kau takut kepadaku, chagi? Mendekatlah kemari. Aku masih ingin menghirup aroma tubuhmu”.

 

Sungmin tetap mundur namun pergerakannya berhenti karena sebuah pohon besar menahannya,”Damn!”. Umpatan Sungmin disambut dengan seringaian orang yang berjalan semakin mendekat ke arah Sungmin.

 

“Siapa kau?! Kenapa aku bisa berada disini?!”, Sungmin berteriak untuk menghilangkan rasa takutnya kepada orang tersebut. Bukannya menjawab, ia malah merendahkan tubuhnya sambil mengunci gerakan Sungmin dengan kedua tangannya. Telinga Sungmin dapat mendengar suara lolongan anjing-anjing hutan dan Kulitnya dapat merasakan hawa dingin yang menusuk.

 

Orang tersebut pun tersenyum yang memperlihatkan sepasang taring di mulutnya,”Kau yang menyebut namaku tadi, Apa kau merindukanku? Hem?”, Sungmin merasa kegelian saat lidah dingin orang tersebut menjilat daun telinganya. Kedua tangan Sungmin berusaha mendorong tubuh orang tersebut, namun hal itu percuma karena orang itu terlihat lebih kuat daripada Sungmin,”Apa maumu? Lepaskan aku!” Setetes air mata lolos dari mata indah Sungmin yang langsung dihapus oleh ibu jari orang tersebut.

 

“Jangan menangis, chagi. Aku hanya menginginkan…”

 

“Darahmu.”

 

***

 

Min, Minnie.. Sadarlah!”

 

Hyung;”

 

Sungmin mengerang pelan sambil membuka matanya perlahan. Saat matanya benar-benar terbuka, ia melihat teman-temannya menatap Sungmin dengan tatapan khawatir sebelum mereka menghela nafas lega. Eunhyuk langsung memeluk tubuh mungil Sungmin, matanya sembab dan dapat diperkirakan bahwa Eunhyuk menangis. Sungmin lalu menepuk kepala Eunhyuk dengan pelan sambil tersenyum menandakan ia tidak apa-apa.

 

“Aku akan mengantarmu pulang, hyung”, ucap Eunhyuk sambil meraih lengan Sungmin dengan posesif. Ryeowook dan Henry pun tidak mau kalah lalu mendekati Sungmin juga.

 

“Mereka berada di sekitar sini”, bisik Kibum kepada Leeteuk yang di balas anggukan oleh namja yang memiliki arti nama `Spesial` itu. “Wookie, Henry, dan Eunhyuk antar Sungmin ke rumahnya. Aku,Kibum, dan Heechul akan kembali ke sekolah dulu”, Ryeowook,Henry dan Eunhyuk pun mengangguk lalu membawa Sungmin pergi menjauh dari tempat tersebut. Sungmin tidak terlalu memperdulikannya karena kepalanya masih terasa sangat pusing.

 

Kibum, Heechul, dan Leeteuk pun mulai memejamkan matanya dan sedetik kemudian mereka sudah berada di tempat Sungmin berada tadi. Mereka bertiga pun mulai mengeluarkan busur dan anak panah dari pergelangan tangan mereka saat mereka melihat lebih dari sepasang mata mengintai mereka dari atas pohon.

 

“Keluar kalian!”, jiwa Dennis dalam diri Leeteuk pun mulai keluar. Sama seperti Kibum dan Heechul. Tatapan mereka sudah berubah menjadi seperti tatapan dingin dan haus darah. Seketika itu, beberapa orang oh bukan berpuluh-puluh orang turun dari pohon tersebut. Wajah mereka ditutupi oleh topeng yang hanya memperlihatkan mata tajam mereka,”Cih. Hanya vampire ras campuran..”

 

Heechul menyeringai lalu memasukkan kembali busur dan anak panahnya, dia pun mengeluarkan 2 pisau belati dari sakunya dan dengan gerakan cepat, ia menusukkan belati tersebut ke beberapa vampire dan vampire itu pun lenyap menjadi abu. Melihat Heechul, Leeteuk pun mengeluarkan senjatanya yang berupa pistol kecil yang pelurunya sudah dilumuri racun, Dor! Dengan sekali tembak, peluru pistol tersebut berhasil menembus berpuluh vampire dan vampire itu musnah seketika.

 

Berbeda dengan kedua hyungnya, Kibum ingin bermain-main terlebih dulu dengan para vampire tersebut. Ia memainkan hand-sticknya dengan lihai yang membuat para vampire itu geram dan segera menyerang Kibum. Beruntung Kibum adalah orang yang cekatan, ia pukulkan hand-sticknya dengan keras lalu vampire itu pun musnah,”Ayo maju lagi!”.

 

Tidak sampai 10 menit, kawalan vampire itu pun sudah mereka bertiga kalahkan,”Shit! Marcus hanya mempermainkan kita rupanya.”, Leeteuk meremas abu di tangannya sambil mengumpat pelan. Mereka bertiga pun memutuskan untuk kembali ke dunia nyata,”Apa mereka tidak menyadari kehadiran kita?”

 

Kemampuan mereka sudah bertambah rupanya, Kau akan sedikit sulit untuk mendapatkannya. Kyu..”

 

“Tenang saja, hyung. Aku akan melakukan apa saja untuk mendapatkannya, Ayo kita kembali!”

 

…To Be Continued

 

Siapakah orang-orang tersebut? Pasti semuanya udah bisa nebak dong? Apa Kyuhyun masih akan terus kejar Sungmin? Lanjut or End?

(Super Generation) We nine complete for Them ten

 

Cast:

– Lee Sooman

– Super Junior

– Girls’ Generation

 

NB: dalam rangka ultahnya SNSD yg ke 4 dan keluarnya Mr. Simple suju, admin share cerita sugen yaps^^~

 

————————————————————–

 

Kami bersembilan menerima semua perlakuan apapun dari kesepuluh laki-laki yang kami sudah anggap sebagai kakak kami sendiri. Selama empat tahun, kami bisa merasakan cinta, perih, duka dan peristiwa manis. Selama empat tahun juga kami baru merasakan indahnya cinta karena mereka. Namun kami harus berpisah tanpa alasan yang jelas dan tanpa ada yang tau darimana semua ini berawal.

 

————————————————————

“Taeyeon unnie, sarapannya udah belum?” tanya Sooyoung dari balkon atas sambil menyisir rambutnya

 

“Belum. Ini lagi disiapin” jawab Taeyeon singkat sambil menyiapkan makanannya

 

DRRRRTTTTT…

 

“Yoboseyo..” sapa Taeyeon sambil sibuk menyiapkan makanannya

 

“Ah, Taeyeon-ah. Ini Leeteuk” jawab orang diseberang telepon

 

Sejenak Taeyeon menghentikan aktifitasnya itu, “Ne, apa ada oppa?” tanya Taeyeon yang terlihat datar menanyakan itu

 

“Bisakah nanti sore kalian bersembilan datang ke dorm kami? Nanti sore ada pesta perpisahan” ujar Leeteuk dengan nada senang atau mungkin sedih. Nampak tak bisa diperjelas nadanya

 

“Ha? Pesta perpisahan? Pesta perpisahan siapa? Memangnya siapa yang mau pergi?” tanya Taeyeon agak terkejut

 

“Super Junior kan sudah mengakhiri kontrak terakhir dengan SMent dan ini juga pesta perpisahan aku dan Heechul yang akan wamil. Kalian datang?” tanya Leeteuk menggoda Taeyeon

 

“Lihat saja nanti oppa..”

 

Taeyeon memutus telefon dari Leeteuk, kini raut wajah Taeyeon berubah sedih. Airmata yang tak bisa dijelaskan mengalir dari mata Taeyeon.

 

“Ada apa unnie?” tanya Jessica sambil duduk disebelah Taeyeon

 

“Apa kita harus demo? Kita diciptakan untuk mendampingi Super Junior. Tapi kenapa saat kita hadir, Super Junior harus bubar tanpa ada alasan yang jelas” ujar Taeyeon yang sedang menangis

 

“Bubar? Setauku, Super Junior baru mengeluarkan album. Kok bubar?” tanya Seohyun polos

 

“Entahlah. Yang jelas, aku tidak tau harus apa. Kita mungkin merasakan pahit hanya bersembilan sekarang”

 

Mereka bersembilan pun berpelukan.

 

– Dorm SuJu –

 

“Bagaimana hyung? Mereka mau?” tanya Yesung penasaran

 

“Entahlah. Taeyeon menutup telefonnya begitu saja” jawab Leeteuk singkat sambil menyimpan kembali gagang telefonnya

 

(Status Twitter : @Special1004

Don’t sad for Elf and uri 9 angels. We still here to support you. Don’t sad if you can’t see SYUPO JUNI-YEYO again. But we still SYUPO JUNI-YEYO for you)

 

Status Leeteuk yang membuat semua buluk kuduk elf merinding dan menangis itu merupakan akhir perjalanan dari mereka semua.

 

– Kantor SMent –

 

Taeyeon yang tidak bisa menahan airmatanya hanya bisa berjalan dengan terburu-buru ke kantor Lee Sooman dan meninggalkan semua dongsaengnya.

 

“Appa..” ucap Taeyeon saat memasuki kantor Lee Sooman

 

Sesosok lelaki tua pun melihat kearah Taeyeon dengan senyum terkembang.

 

“Ada apa?” tanya lelaki tua itu ramah

 

“Apa yang appa lakukan? Kami diciptakan untuk mendampingi Super Junior, tapi kenapa appa membubarkan mereka?” tanya Taeyeon yang masih menangis

 

“Appa tidak membubarkan Super Junior, tapi Appa hanya membuat mereka vakum dari segala aktifitas. Kita akan menunggu Heechul dan Leeteuk wamil” ucap lelaki tua itu sambil tersenyum

 

“Ah, appa tidak mengerti. Kami bersembilan belas telah merasakan pahit, manis, suka dan duka bersama-sama. Kami telah mengukir indahnya hari bersama-sama. Kami dicaci dan dimaki juga bersama-sama” ucap Taeyeon tidak bisa menahan tangis

 

“Itu benar appa..” ucap Yuri yang baru memasuki ruangan

 

Lee Sooman melihat kearah 8 orang anak wanitanya yang baru datang.

 

“Apa appa tau, kami sering berbagi cerita tentang indahnya mencintai seseorang dan yang kami cintai adalah Super Junior” ucap Hyoyeon

 

“Kalian lebih baik mempersiapkan gaun. Nanti malam ulangtahun kalian yang ke-4” ucap sang assisten Lee Sooman

 

“Gaun? Hmm, lebih baik kami ke dorm SuJu dan ikut pesta mereka” ucap Jessica yang langsung keluar dari kantor Lee Sooman, disusul Yuri, Sunny, Yoona, Seohyun, Hyoyeon, Sooyoung, Tiffany, dan yang paling terakhir keluar adalah Taeyeon

 

– Dorm Super Junior –

 

Semua anak Super Junior sedang mempersiapkan pesta mereka dengan riang. Mereka memang tidak merasakan beban saat itu.

 

“Leeteuk hyung, tangkap pita nya” ucap Kyuhyun yang melempar pita berwarna biru

 

Leeteuk hanya tersenyum.

 

Kini taman yang tadinya berwarna hijau, menjadi warna biru bahkan lautan biru.

 

TINGGGG… TOOONGGGG…

 

Terdengar suara bel.

 

“Biar aku saja” ucap Heechul sambil berjalan kearah pintu

 

Saat Heechul membuka pintu, terlihat 9 wanita memakai dress warna pink selaras dengan tubuh mereka berdiri didepan pintu.

 

“Hai ladies. Kalian cantik sekali” ucap Heechul dengan nada suara ya yang tidak bisa dimengerti

 

“Gomawo-yo oppa” jawab kesembilan wanita itu dengan nada lemas.

 

“Ladies semua ini kok tidak semangat. Semangat.. Semangat.. Ini pesta bukan acara santunan amal. Ayo se.. ma.. ngaat..” ucap Heechul sambil meneriaki kata SEMANGAT pada kesembilan dongsaengnya itu

 

“Semangat..” ucap kesembilan gadis itu sambil mengepalkan tangannya tapi dengan nada yang kurang semangat

 

 

Akhirnya mereka masuk dan melihat para lelaki sudah duduk manis mengelilingi meja panjang.

 

Taeyeon duduk disebelah Leeteuk, Jessica sebelah Heechul dan Donghae, Sunny disebelah Sungmin, Tiffany disebelah Zhoumi, Hyoyeon disebelah Eunhyuk, Yuri disebelah Yesung dan Shindong, Sooyoung disebelah Siwon, Yoona disebelah Ryeowook dan Seohyun disebelah Henry dan Kyuhyun.

 

“Nah sudah berkumpul semua kan..?” tanya Leeteuk

 

“Iya hyung” jawab anggota Super Junior semangat, tetapi tidak ada satupun dari anggota SNSD yang menjawab.

 

Semua mata lelaki hanya memandang sejenak pada mereka.

 

“Jangan melihat kami seperti itu..”

 

“Kami bukan buronan..”

 

“Kami hanya malas datang kedua pesta yang sedang diadakan secara bersama-sama untuk artis ternama..”

 

“Dua pesta? Pesta apa?” tanya Donghae

 

“Yang pertama, Pesta Perpisahan Member Super Junior dan yang kedua, Pesta Pertambahan Umur So Nyo Shi Dae”

 

Seluruh member Super Junior pun melihat pada kalender.

 

“Oh iya, sekarang tanggal 5 agustus. Maafkan kami, kami lupa dengan ulangtahun SNSD. Mianhae girls~” ucap Leeteuk berusaha membuat member SNSD tersenyum

 

“Tidak apa-apa oppa” ucap Sunny

 

“Kami tau kalau kalian sibuk dengan pesta kalian. Tapi kalian coba tersenyum untuk kami. Kami benar tidak apa-apa” ucap Yoona yang terlihat tegar

 

Semua member Super Junior menundukan kepala mereka sejenak. Taeyeon pun beranjak dari tempat duduknya dan pergi dari pesta itu.

 

“Oppa kejar..” ucap Seohyun

 

“Hyung, kejarlah. Kasihan Taeyeon, ia menangis” ucap Yesung

 

“Iya hyung. Kasian” Kyuhyun mengiyakan perkataan Yesung

 

– Sementara itu… –

 

Taeyeon yang berjalan sendirian ditaman berusaha untuk tidak menangis.

 

“Untuk apa aku menangis? Toh mereka tidak akan tau aku menangis. Buat apa aku mencintai seseorang yang hanya diam tapi dia hanya tersenyum sedikit. Buat apa aku memakai kalung ini… Haaaaa” ucap Taeyeon kesal sambil berusaha membuang kalungnya

 

Tapi tangan seorang lelaki menghentikan hal yang dilakukan Taeyeon.

 

“Kau mau melakukan apa?” tanya Leeteuk

 

“Aku..? Aku? Kau bertanya padaku? Aku kira kau tak pernah mau bertanya apa yang aku lakukan..” ujar Taeyeon, tapi kata-katanya terhenti saat Leeteuk memeluknya

 

“Aku mencintaimu, jangan melakukan hal yang aneh yang bisa membuat aku gila Taeyeon” ucap Leeteuk

 

– Disisi lain.. –

 

Ke-17 orang yang masih ada didorm hanya saling diam. Tiba-tiba Kyuhyun menarik tangan Seohyun.

 

“Aku mau kau memakai ini” ucap Kyuhyun sambil memberi sebuah kalung pada Seohyun yang bertulis ‘K’

 

“K? Kyuhyun?” tanya Seohyun bingung

 

Kyuhyun mengangguk, “Dan aku memakai ‘S’ yang berarti Seohyun” ucap Kyuhyun sambil memegang tangan Seohyun

 

“Oppa..”

 

“Kau harus janji kalau kita akan selalu bersama. Janji?” tanya Kyuhyun, Seohyun mengangguk dan langsung memeluk Kyuhyun.

 

“Good Seohyunnie~”

 

Sementara itu Wookie dan Yoona yang hanya saling diam daritadi malah bertatap ramah.

 

“Oppa..”  “Yoona..”

 

“Eh, kau duluan, Ladies first~” ucap Wookie sambil mempersilahkan Yoona berbicara terlebih dulu

 

“Aku punya hadiah untuk oppa” ucap Yoona sambil mengeluarkan kotak besar berwarna pink dengan pita biru

 

Wookie pun membukanya, ternyata dua boneka teddy bear dengan gaya boneka teddy wanita memeluk pundak teddy lelaki.

 

“Waaah, ini lucu” ucap Wookie senang

 

“Sekarang giliran oppa. Oppa mau bicara apa?” tanya Yoona

 

“Aku juga punya sesuatu” ucap Wookie sambil memberikan bungkusan besar berwarna biru dengan pita pink

 

Yoona pun membukanya.

 

“Hah, inikan boneka dan kotak musik yang aku ingin” ucap Yoona sambil berusaha menahan airmatanya

 

“Iya, sebenarnya aku sudah lama membeli ini tapi aku akan memberinya disaat yang tepat. Dan hari ini adalah saat yang tepat bagiku” ucap Wookie sambil menghapus airmata Yoona yang keluar

 

See next couple —>

 

Saat Jessica sedang asyik sendiri memainkan gelas disebalah Donghae tiba-tiba Heechul bicara dengan mereka.

 

“Kalian tidak seperti Kyuhyun-Seohyun atau Wookie-Yoona yang memberi hadiah satu sama lain?” tanya Heechul menggoda mereka

 

Mereka berdua menggeleng bersamaan.

 

“Benar?” tanya Heechul dengan nada Jahil

 

Mereka berdua mengangguk secara bersamaan.

 

“Lalu itu apa?” tanya Heechul menunjuk kedua bingkisan yang bersebelahan dengan satu bernama Jessi dan yang satu dengan nama Hae.

 

“Itu bingkisan..” ucap Donghae dan Jessica secara bersamaan. Lalu mereka bertatapan.

 

Semua orangpun tertawa secara bersamaan saat Donghae dan Jessica berkata secara berbarengan. Donghae dan Jessica pun ikut tertawa.

 

– Back to TaeTeuk –

 

“Aku tidak pernah menyangka kau akan mengatakan itu” ucap Taeyeon terkejut saat Leeteuk mengatakan cinta pada Taeyeon

 

“Selama ini aku hanya memendamnya dan hanya para saengku yang tau..”

 

Taeyeon yang menangis tanpa henti hanya bisa memeluk Leeteuk dengan erat.

 

“Aku.. Aku tidak tau. Terlalu banyak kejadian manis yang aku lewati denganmu..” ucap Taeyeon

 

“Jangan menangis lagi. Aku tidak akan pernah pergi untuk selamanya. Aku akan menjadi penjagamu dalam kalung ini” ucap Leeteuk sambil memakai kan kembali kalung Taeyeon

 

Leeteuk dan Taeyeon pun kembali ke dorm dan menikmati pesta.

 

Pesta yang mestinya bernuansa kan sedih, tanda perpisahan berubah menjadi pesta yang penuh canda, tawa, cerita dan senyuman saat mereka bercerita sesuatu hal yang mengingatkan mereka pada sesuatu.

 

Saat yang mestinya mereka menangis dan penuh dengan tanda tangisan berubah menjadi saat mereka bertukar cinta.

 

Saat yang mestinya berwarna abu kelam dan langit hitam dengan awan hujan berubah menjadi berwarna biru pink dan langit indah berhiaskan bintang malam yang terang dan indah

 

“WE COMPLETE BERCAUSE WE SUPER GENERATION..”

 

(Admin Cerita: Woaaaaah, mian mian mian *bows sambil joget sorry sorry* Ini cerita tergeje yang admin buat loh.. Admin kagak pernah baleg bikin curhatan cerita jeritan hati(?) yang jelas nikmati saat indah kalian bersama SUPER GENERATION *bows sambil dadah2 ala bintang hollywood*)

 

 

 

 

 

 

 

 

Cast :
– Cho Kyuhyun
– Seo Joo Hyun

Other cast :
– Choi Sooyoung
– Kim Taeyeon
– Im Yoon Ah
– Tiffany Hwang

———————————————————-

Entah apa yang aku lakukan malam itu di tengah hujan deras. Menunggu seorang lelaki yang mungkin tak mencintaiku sama sekali, yang menyia-nyiakan ku disaat aku mencintainya, memberiku tangisan dan beban pikiran yang menurutku sangat berat.

FLASHBACK ON—

Aku seseorang yang mungkin orang banyak sudah kenal, Seo Joo Hyun. Semua orang biasa memanggilku Seohyun.

“Seohyun-ah”

Aku lihat seorang lelaki melambaikan tangannya padaku, senyumnya terkembang namun pias. Wajahnya yang membuatku tenang terlihat nampak murung.

“Ada apa Kyuhyun oppa?” tanyaku sambil tersenyum kecil

Ia hanya menggeleng pelan saat aku tanya. Sebenarnya aku ingin kan satu jawaban saja, tapi nampaknya ia sangat malas bicara denganku.

“Kau mau pulang?” tanya sambil menggandeng tanganku. Beberapa saat aku memandangi tanganku yang sedang digenggam erat olehnya.

“Seohyun-ah” panggilnya agar aku sadar dari lamunanku, “Eh iya oppa. Iya aku mau pulang, tapi aku mungkin mau pergi ketempat bunga langgananku dulu” ucapku sambil coba melepaskan genggamannya.

Tapi bukannya melonggarkan genggamannya, ia malah mempererat genggaman tangannya.

– Jjangkyung Florist –

Aku masih sibuk dengan bunga yang ku pilih. Akhirnya aku memilih lili dan mawar sebagai pilihan terakhirku. Hmm, devil dan angel. Mawar dan Lili.

Aish~ bicara apa aku ini?

“Seohyun, sudah selesai?” tanya Kyuhyun oppa sekilas dari jendela mobil

“Belum oppa. Tunggu, aku sedang bayar” jawabku sembari mengeluarkan uang 4000 won.

“Itu kekasihmu ya, Seohyun-ssi? Dia tampan. Pasti kalian sangat cocok sekali” celutuk sang pemilik toko bunga.

Aku hanya tersenyum kecil sambil mengangkat kedua bahu ku.

– Didalam mobil –

Kami hanya diam satu sama lain tanpa bicara. Kami diam seperti tidak pernah ada orang disisi kami.

“Kau lapar..?” tanyanya membuka percakapan

Aku menggeleng.

Kriuuuk~

Aish~ perut babo. Kenapa bunyi disaat yang tidak tepat seperti ini.

“Nah, perutmu bunyi seperti itu. Pasti kau lapar. Sudah kita makan dulu..”

Ia tersenyum kecil dan aku menahan malu karena kelakuan perutku ini.

– La Venta Da’vichi cafe –

Kami berada di cafe Italia. Ya memang ini restoran terdekat.

“Pesan ini.. Dan ini saja.. Kamu mau pesan apa Seohyun-ah?”

“Aku sama seperti oppa saja”

Setelah selesai memesan kami malah saling diam lagi. Sorotan matanya yang teduh tidak bisa aku jelaskan, persamaan yang tidak pernah kami tau kini terlihat jelas.

“Seohyun-ah, aku ingin mengatakan sesuatu” ucapnya dengan nada serius, entah kenapa jantungku berdegup kencang dan dadaku agak sesak.

“Mau mengatakan apa oppa?” tanyaku mencoba rileks dan menikmati percakapan ini

“Kau.. Kau.. Kau mau bertunangan denganku?”

Mataku membulat dan perasaan yang tadi kurasakan kini terjadi. Ada apa ini sebenarnya?

“Tunangan..?” tanyaku agak bingung dengan ucapannya

“Hmm.. Aku tidak ingin berpacaran, aku hanya ingin bertunangan denganmu”

Aku memang merasa senang, tapi kenapa aku merasakan sesak yang luar biasa. Apa yang akan terjadi denganku sebenarnya?

“Seohyun-ah, kau mau kan?” tanya sekali lagi sambil memegang lengan tanganku.

Aku masih menatapnya bingung, entah apa yang sedang terjadi pada dirinya tapi itu semua spontan bagiku. Terlalu cepat..

“Aku yang memulai, Seohyun-ah” ucapnya

– 2 minggu kemudian –

Ya aku mulai sibuk. Setelah kejadian itu, aku menerimanya dengan tangan terbuka. Tanpa seorangpun yang tau bagaimana awalnya.

..

Sore ini aku sedang berjalan di lobby SMent untuk menemui Kyuhyun oppa.

“Hmm.. Bagus sekali Kyu~ Kau menepati janjimu untuk melamar Seohyun. Sekarang langkah terakhir, kau harus membatalkan pertunanganmu disaat acara pertunangan malam ini berlangsung dan aku akan langsung menerima mu…”

Terdengar suara Sooyoung unnie sedang membicarakan itu semua. Jadi ia melamarku alasannya karena ia ingin menjadi kekasih Sooyoung dan aku adalah bahan taruhan?

Aku berjalan menjauh sambil menahan tangisku yang akan memuncak, aku berlari menuju ruang rapat SM Town, tapi ternyata..

“Seohyun kamu kenapa?” tanya Leeteuk oppa yang sedang mengobrol dengan Taeyeon unnie

Aku berlari keluar tapi..

Buukk~

“Seohyun..” ucap Kyuhyun oppa sambil memegang lengan tanganku

“Lepaskan aku..” ucapku sambil mencoba melepaskan tangannya

“Tapi kenapa? Katakan padaku”

Aku melihat sekilas pada unnie-deul dan oppa-deul termasuk Kyuhyun oppa dan Sooyoung unnie.

“Kalau kau hanya menjadikan aku bahan taruhan, lebih baik kita tidak usah dan tidak pernah bertunangan sama sekali. Kelakuanmu yang bodoh ini akan menyakitkan banyak pihak” ucapku dalam tangisku yang mulai memuncak

“Bahan taruhan?” tanya Taeyeon unnie yang suaranya terdengar olehku

Tiba-tiba Yoona unnie memaksa lepas tangan Kyuhyun dari lenganku.

“Kau dan Sooyoung unnie sama saja. Suka membuat adik ku menangis. Kalian memang cocok, selamat atas kemenangan kalian malam ini” ucap Yoona unnie lalu membawaku keluar dari ruang rapat SMent.

Yoona unnie membawaku ketaman yang terang karena penuh dengan lampu. Warna-warni, tapi aku masih menangis.

“Jelaskan padaku Seohyun, apa yang sebenarnya terjadi..?” tanyanya sambil memelukku erat

“Aku.. Aku juga tidak tau. Ini semua terjadi begitu cepat, ini semua terjadi saat aku sudah bisa mencintainya” ucapku sambil membalas pelukan Yoona unnie

Airmataku berlinang deras dari mataku. Butiran-butiran seperti kristal jatuh tanpa henti.

“Sudahlah jangan menangis. Aku punya rencana..” ucap Yoona unnie sambil melepaskan pelukkannya

“Rencana? Rencana apa unnie?” aku mencoba berhenti menangis.

“Kau harus tetap bertunangan dengannya malam ini. Tapi.. Kau harus mengakhiri ini semua lebih dulu daripada dia. Dia memang tidak pernah tau sesuatu yang didalam dirimu, tapi kau.. Kau mengetahui segalanya tentang dirinya”

Aku menundukan kepalaku seraya memikirkan rencana itu.

“Sudah tidak usah berpikir lagi. Ayo kita kembali keruangan itu. Ruangan menyebalkan itu. Hawanya panas ya” ucap Yoona unnie sambil merangkulku

– Ruang SMent –

Saat aku dan Yoona unnie kembali, semua mata hanya tertuju pada kami. Terutama aku.

“Aku.. Aku.. Aku tidak akan membatalkan pertunangan malam ini” ucapku sambil menahan rasa amarah yang sudah memuncak di ubun-ubunku.

Semua hanya memandangku semu. Seakan aku lah orang yang paling lemah saat itu. Tapi sesungguhnya aku tidak peduli dengan tatapan semua orang yang bertanya-tanya padaku. Aku hanya ingin ini semua berakhir dengan caraku, bukan dengan cara kedua orang itu.

– Malam hari pukul 8 –

Malam ini adalah malam yang akan menjadi penentu hidupku. Malam yang harus aku akhir dengan caraku sendiri, dan malam yang akan aku akhiri dengan kenikmatan yang aku dapatkan setelah kemenanganku.

“Seohyun~”

terdengar suara Tiffany unnie, Yoona unnie dan Taeyeon unnie memanggilku.

“Wah adikku ini cantik sekali” puji Yoona unnie sambil memegang daguku

“Terima kasih unnie” ujarku singkat

“Seohyun, kami sudah tau rencanamu dengan Yoona. Lakukan yang terbaik untuk dirimu sendiri” ucap Taeyeon unnie sambil memegang tanganku lembut

Aku mengangguk sambil menahan airmata.

Saat yang aku tunggu tiba. Acara itu dimulai.

Aku berjalan keluar dengan menggunakan gaunku yang terurai panjang kebelakang. Semua mata menatapku seakan mereka tidak percaya bahwa aku adalah Seo Joo Hyun.

“Baiklah acara kita mulai…”

“Tunggu..” ucapku spontan saat acara akan dimulai

“Aku.. Aku ingin membatalkan pertunangan ini. Aku ingin membatalkannya dengan alasan yang hanya aku dan tuhan tau” ucapku lalu meninggalkan ruangan yang berkilap itu

FLASBACK OFF

Hari demi hari aku jalani tanpa saling bertemu dengan orang yang bernama CHO KYUHYUN. Meski aku sering bertemu dengan Sooyoung unnie, tapi aku tidak pernah menanggapi pembicaraannya.

“Seohyun..”

Tiba-tiba suara yang tak asing bagi ku memanggilku sesaat sebelum aku meninggalkan gedung.

“Waeyo? Kalau tidak ada hal yang penting tidak usah bicara. Aku sedang terburu-buru” ucapku sambil berjalan lagi

“Chamkkaman, Seohyun-ah. Mianhaeyo, mianhaeyo. Aku memang bodoh” ucapnya sambil memelukku erat

“Apa yang kau lakukan? Lepaskan aku Cho Kyuhyun-ah” ucapku sambil memaksa melepaskan pelukkannya

Ia menggeleng dan mempererat “Aku tidak akan melepaskanmu sebelum kau memaafkan aku”

Aku tertunduk dibahu dadanya, “Aku.. Aku itu mencintaimu, aku tidak akan marah apalagi sakit hati padamu. Kau itu berharga bagiku”

Ia membenamkan wajahnya dibahuku, rasanya nyaman dan tak pernah kurasakan nyaman lebih dari ini.

———

“Seohyun-ah bangun”

Aku terbangun dari tidurku saat aku melihat seorang namja tampan sedang memperhatikanku tidur.

“Kau tidur terlalu lama, lihat, waktu sudah menunjukan pukul 1 siang”

Aku sangat terkejut, 1 siang?

“Aku tidur terlalu lama ya? Kok bisa? Aduh maafkan aku” ucapku sambil mengusap kedua mataku yang masih dalam keadaan mengantuk

Ia membelai pipi ku perlahan.

Hmmm, namja bernama Cho Kyuhyun kini bisa memelukku sepanjang waktu dan kapanpun ia mau. Namja itu sangat senang sekarang, termasuk aku.

Ini kisahku, ini rasa sakitku dan ini juga rasa senangku. Aku telah berbagi pada kalian semua.

(Admin cerita: Maaf aduh ya ceritanya gj abeees. Admin bikin drabble ini pas denger lagu suju yg in my dream. Please comment chingu)

Drabble Super-Generation.

 

Buat Readers maaf kalo ffnya diganti jadi drabble *deep bows* itu semua karena saya tidak mungkin membuat FF banyak ;—; (Author paling males sedunia) jadi gapapa kan drabble aja? /puppyeyes. Karena saya lebih suka angst, jadi maaf kalo yang ga suka (_ _)v

 

1. Kyuhyun-Sooyoung (KyuYoung)

Kyuhyun memandangi foto di depannya dengan sangat lekat, manik mata coklat hitamnya seakan tidak ingin berpaling ke arah manapun selain foto di hadapannya ini,”Soo..”

“Sooyoung..”

“Choi Sooyoung..”

Hanya itu suara yang selalu Kyuhyun keluarkan selama 7 tahun terakhir ini, Choi Sooyoung, gadis yang mencuri perhatiannya selama ini, gadis yang selalu memenuhi otaknya selama ini, gadis yang sangat ingin sekali ia miliki, gadis yang pernah menerima cinta gilanya tersebut dengan senang hati, Sekarang meninggalkannya begitu saja,”Sorry, Kyuhyunie. Siwon oppa is better. Saranghae..”

 

Tangan Kyuhyun meremas foto yang tadi ia pandang dengan kasar, Otaknya seakan memutar kembali ingatan saat ia memergoki Siwon dengan mesranya mengecup pipi Sooyoung. Selama ini semua orang tahu kalau Kyuhyun dan Siwon adalah sahabat dekat, tapi itu dulu menurut Kyuhyun. Rasa sakit pengkhianatan sahabat dan kekasih sekaligus di rasakan olehnya dan lihat keadaannya sekarang.

Tubuh kurus, rambut berantakan karena tidak pernah ia urus, wajah yang sangat pucat membuatnya terlihat lebih seperti ‘mayat hidup’ ketimbang manusia. Tiba-tiba saja, Kyuhyun tertawa seperti layaknya orang kesetanan. Dia berjalan sambil menghancurkan barang yang berada di depannya dengan kasar. Ia banting, robek, tendang semua barang yang ia anggap menganggu jalannya.

Tangan kurus nan pucat miliknya pun sudah mengenggam gunting sekarang.

Kyuhyun, saranghae..”

 

“Aku mau kok jadi kekasihmu, karena aku menyukaimu, Kyu..”

 

“Choi Sooyoung hanya milik Cho Kyuhyun dan begitupun sebaliknya. Arraseo?”

 

“Aku dan Siwon oppa hanya berteman kok. So, Kyuhyunie tenang saja ^^;”

 

“KYU! KYUHYUNIE! Aku bisa menjelaskan ini semua..”

 

“Sorry, Kyuhyunie. Siwon oppa is better. Saranghae..”

 

Jleb! Dengan satu gerakan cepat, gunting yang berada di tangan Kyuhyun sudah menusuk perutnya. Darah merah segar pun mengalir tanpa henti, namun Kyuhyun malah tertawa dan terus tertawa. Bukan hanya satu kali, ia menusukkan benda tajam itu ke perutnya hingga berkali-kali hingga perutnya mungkin sudah robek. Tubuhnya pun ambruk dan pandangan matanya mengabur, namun sebuah seringaian masih terlihat jelas di bibirnya.

“Aku akan selalu mencintaimu, Nona Choi”, Kyuhyun pun menghembuskan nafas terakhirnya.

2. Donghae-Jessica (HaeSica)

“Apa yang ingin kau bicarakan, Jessie?”,ucap Donghae sambil menyesap kopi hangat di depannya dengan pelan. Gadis manis di hadapannya pun memalingkan wajahnya sambil menyilangkan kedua tangannya di dada,”Aku tidak mempunyai waktu banyak. Lekaslah bicara”.

Gadis yang dipanggil ‘Jessie’ itu pun menatap Donghae dengan tatapan serius, matanya terlihat sangat berkaca-kaca. “Aku benci fanservice-mu Hyukjae oppa”

 

“Waeyo? Apa yang terjadi padamu, Sica-ya?”, Donghae mengelus pipi halu Jessica dengan jemari tangannya namun Jessica segera menepis tangan Donghae dengan kasar.

“Aku benci karena kedekatanmu dengan Hyukjae..”

“Aku benci ketika bibirmu memujinya..”

“Aku benci ketika matamu memandangnya..”

“Aku benci ketika jari-jemari kalian berdua berpagutan..”

“AKU-BENCI-EUNHAE!”, pandangan semua orang langsung tertuju pada bangku Donghae dan Jessica. Beruntung orang-orang yang berada di café ini adalah para staff di SMEnt,”what’s wrong with you, bby?”

 

Aku ingin kita mengakhiri hubungan kita, Hae. Mulai sekarang kita bukanlah sepasang kekasih lagi”, Jessica pun berlari meninggalkan Donghae menuju ke arah luar yang lansung disusul oleh pria berjuluk ‘nemo’ tersebut,” Jessie! AWAAAAS!”

 

Tubuh Donghae langsung merosot ke bawah saat ia melihat Jessica sudah jatuh dengan darah di sekelilingnya. Sambil merangkak, ia hampiri tubuh mungil Jessica dan segera ia rengkuh tubuh gadis tersebut. Bibir Jessica sudah memucat dan matanya sudah menutup rapat, hal itu membuat Donghae sangat putus asa. Mobil yang tadi menabrak Jessica pun pergi meninggalkan mereka,”Mianhae Sica-unnie, semoga kau diterima di neraka nanti”, Pengemudi itu pun menunjukkan seringaiannya terhadap Donghae dan Jessica dari mobil.

Donghae masih saja merengkuh tubuh Jessica dengan erat, lalu ia pun mencium kening Jessica dengan lembut.

“Tidurlah yang tenang, My Ice Princess”.

 

 

 

3. Kyuhyun-Seohyun (SeoKyu)

Seohyun memandang getir makam di depannya, pancaran hangat sinar matanya sudah berubah menjadi dingin, tidak ada lagi senyum polos terukir di bibirnya.

“Kau Bodoh, Cho Kyuhyun!”, ucap Seohyun sambil terduduk di depan makam Kyuhyun.

“Kenapa kau tidak pernah melihatku selama ini?”

“Kenapa kau hanya menganggap Choi Sooyoung sebagai Princessmu, hem?”

“Kenapa kau rela menjadi seperti ini hanya karena Nyonya.Choi itu, hah?”

“JAWAB AKU, CHO KYUHYUN!”

“Apa aku kurang memperhatikanmu? Aku selalu mengikutimu setiap pulang sekolah, Aku selalu menyiapkan bekal setiap pagi untukmu..”

“Aku tahu apa makanan yang kau suka dan tidak kau sukai, Aku tahu apa film dan game favoritmu, Aku tahu tatapan cemburumu saat melihat Siwon bersama Sooyoung, Aku tahu semuanya, Kyu!”

“Itu semua kulakukan karena aku terobsesi denganmu, Oh bukan maksudku karena aku sangat mencintaimu! Aku Seo Joo Hyun, gadis gendut berkacamata bulat terobsesi pada Cho Kyuhyun sang bintang sekolah. Aku mempunyai banyak sekali fotomu di kamarku, tasku, maupun lokerku! Itu semua karena cintaku padamu, Kyu..”, kali ini mulai terdengar isak tangis dari bibir Seohyun. Tiba-tiba saja ia mengeluarkan sebilah pisau dari tasnya dan langsung saja ia mengiris nadinya. Tubuhnya ambruk di atas makam Kyuhyun, darahnya keluar tanpa henti dari pergelangan tangannya.

“Kita akan hidup bahagia bersama, Kyu..”

“Tunggulah aku,”

Sa-rang-hae..”, dengan satu tarikan nafas, Seohyun sudah meninggalkan dunia untuk selamanya.

4. Siwon-Sooyoung (SooWon)

 

Chagi, apa benar kau tidak ingin ke pemakaman Kyuhyun?”, tanya Siwon sambil mengupas buah di tangannya. Sekarang, ia sedang menelpon kekasihnya, Choi Sooyoung.

Ne, aku tidak ingin ke pemakamannya..”

 

“Wae? Apa kau merasa bersalah kepada mantan kekasihmu tersebut, hem?”, Siwon pun memasukkan potongan buah yang ia kupas ke dalam mulutnya. Terdengar helaan nafas Sooyoung dari sebrang telpon.

Aku hanya sedang malas saja. Lagipula rumahku sedang sepi..”, jawab Sooyoung singkat. Ia pun merebahkan tubuh tingginya di kasur king-size miliknya. Terdengar kekehan Siwon yang membuat Sooyoung kesal.

“Bagaimana kalau kita bermain?”,tanya Siwon yang langsung dijawab antusias oleh Sooyoung,”wait a minute, I’ll come for you, Princess“.

 

Sooyoung pun melonjak gembira sebelum ia memilih-milih baju, ia bersolek dengan cantiknya. Tidak sampai 30 menit, bel pintu rumah keluarga Sooyoung berbunyi kencang. Sooyoung segera melangkahkan kakinya ke bawah lalu membuka pintunya dan…Jleb! Sebuah pisau dapur sekarang menusuk ginjalnya. Ia melihat sebuah tangan kekar sedang menusukkan pisau tersebut.

Sooyoung mendongak untuk melihat siapa pelakunya,”S-si-won?” Orang yang di panggil Siwon oleh Sooyoung pun menunjukkan senyuman polosnya. Sooyoung tidak menyangka bahwa Siwon akan melakukan ini.

“Kebetulan tadi aku mengupas buah dan tiba-tiba saja terlintas ide untuk menusukmu, Bagaimana bagus, ‘kan?”, tanya Siwon diiringi dengan kekehan. Ia pun menarik pisau tersebut dari perut Sooyoung dan ia pun merendahkan tubuhnya untuk melihat kekasihnya tersebut,”Rasanya sakit, ya?”

“Tapi tidak sesakit rasa sakitku saat melihatmu mencampakkan setiap pria yang menyatakan cinta kepadamu”,

“Apa kau ingat dengan Lee Sungmin?”

“Seorang pria manis yang sangat menyukaimu. Tapi kau menolak cintanya begitu saja sehingga dia frustasi. Ia pun menjadi despresi lalu ia bunuh diri”

“Dan asal kau tahu, Lee Sungmin itu adalah kakak angkatku. Satu-satunya orang yang sangat mengerti di dunia ini, tetapi KAU..”, Siwon menunjukkan pisaunya ke arah Sooyoung.

“Telah membunuhnya secara tak langsung!!”,teriakkan Siwon makin gila saat ia mendengar Sooyoung merintih.

“Awalnya aku tidak ingin menghancurkan hubunganmu dengan sahabatku, Kyuhyun. Tetapi ternyata kau adalah orang yang gampang di pengaruhi”

“Satu pelajaran untukmu, Jangan mudah menilai orang dari sifat luarnya”, Siwon menancapkan lagi pisau tersebut tepat di dada Sooyoung yang membuat gadis tersebut tewas seketika itu juga.

Siwon tersenyum sambil membersihkan darah di tangannya sebelum ia berjalan pergi meninggalkan Sooyoung,” Dendammu sudah ku balaskan, hyung.”

 

 

5. Donghae-Yoona (YoonHae)

Yoona merangkul tubuh Donghae yang sedang menangisi kepergian kekasihnya untuk selamanya,”sst..uljima. Aku akan selalu disini, disampingmu, Donghae-ya”.

 

Donghae pun berbalik dan menatap Yoona dengan pandangan sendunya,”Kamshamnida, Yoona-ah”,

 

Yoona pun memeluk tubuh Donghae,”Aku akan ada disini untuk disamping kekasihmu, Sica unnie“, tiba-tiba sebuah seringaian terukir di bibir Yoona yang tentu saja Donghae tidak mengetahuinya. Donghae pun tersenyum lalu mengajak Yoona untuk pergi dari pemakaman kekasihnya ini, namun segerombolan polisi datang sambil menahan tangan Yoona dengan borgol,”Selamat Siang, Donghae-ssi. Kami dari kepolisian ingin memberitahu bahwa Yoona-ssi adalah pengemudi yang membunuh kekasih anda malam kemarin. Kami akan membawanya ke markas kami,”

Donghae menatap Yoona dengan pandangan tidak percaya,”Y-yoo-na..”

Yoona meronta meminta dilepaskan oleh polisi,”Aku tidak bersalah, oppa. Percayalah kepadaku“.

 

“Aku hanya terlalu mencintaimu, Kumohon bantu aku lepas dari jeratan polisi bodoh ini..”

“Oppa, aku melakukannya karena aku ingin kau menjadi milikku, HANYA MILIKKU..”, tiba-tiba Yoona tertawa yang membuat Donghae memandangnya miris. Rasa percayanya terhadap Yoona di salahgunakan oleh gadis tersebut. Dengan berat hati, Donghae membiarkan Yoona di bawa oleh polisi tersebut.

“Maafkan aku, Yoona”.

Warning: Yaoi, Boys Love, Typos, EYD gagal, Kependekan, Kesalahan cerita(?). Don’t like? Don’t Read.

 

 

Ketika kau merasa tidak asing dengan seseorang,

 

Ketika kau merasa wajahmu mirip dengan orang di masa lalu,

 

Ketika masa lalu itu terputar jelas di otakmu,

 

Dan akhirnya kau menyadari…

 

Kau adalah reinkarnasi.

 

***

 

Minnie! Ayo bangun,nak! Sekolah baru menantimu!”teriak seorang wanita tua di depan pintu kamar anaknya, ia mengira bahwa anak sulungnya tersebut belum bangun. Padahal anaknya tersebut sudah siap dengan seragam barunya sambil menyampirkan tas gendongnya di bahu kanannya lalu Ia pun bergegas ke ruang makan dan mengambil roti bakar jatah miliknya lalu memakannya dengan lahap. Setelah itu ia mengecup pipi Ibunya,”Aku berangkat dulu.”

 

Sambil bersenandung kecil,ia mengambil sepedanya di garasi lalu menaikinya dan mengayuh pedalnya, diliriknya jam tangan yang ia pakai,”Aku bisa mengayuh dengan santai.”ujarnya sambil bersiul-siul ria. Ia menyapa hangat semua orang yang ia kenal di jalan disertai dengan senyuman manisnya, Dia pun memberhentikan sepedanya ketika melihat papan kayu dengan tulisan “Sapphire Blue High School”, senyuman terkembang di bibir kecilnya lalu ia masuk ke sekolah tersebut.

 

***

 

Annyeonghaseyo, Lee Sungmin Imnida!”ucap seorang namja mungil sambil membungkukkan badannya di depan kelas. Sebagai murid baru, wajar bukan kalau ia harus memperkenalkan diri di depan kelas?

 

Semua siswi maupun siswa di kelas tersebut takjub dengan wajah Sungmin yang terlihat sangat imut, Sungmin berjalan menuju bangku yang telah ditunjuk oleh wali kelasnya. Ia duduk di sebelah namja yang sama imut sepertinya,” Lee Sungmin Imnida.“,Dengan sopan, ia memperkenalkan dirinya lagi kepada namja yang duduk di sebelahnya.

 

“Kim Ryeowook Imnida.”Ryeowook membalas ucapan Sungmin dengan sopan juga. Akhirnya, mereka berdua pun berbincang dengan seru dan mulai mengenalkan satu sama lain secara pribadi. Selain Ryeowook, Sungmin berkenalan dengan Kibum,Eunhyuk,dan Henry. Sungmin beruntung berteman dengan orang yang baik terhadapnya dan Ternyata Kibum adalah siswa paling pintar seantero sekolah dan merupakan Wakil Ketua Organisasi Siswa, berbeda dengan Eunhyuk yang ternyata ketua ekskul Dance. Sedangkan Henry adalah namja berkebangsaan China yang menetap di Korea. Ia mendapat beasiswa di sekolah tersebut karena kemampuannya bermain biola.

 

“Istirahat nanti, Kita akan mengenalkanmu kepada Heechul dan Leeteuk hyung!”ucap Kibum sambil melihat jam dinding di kelasnya, lalu seringaian tersungging di bibir tipis Kibum,”Sebentar lagi.Satu…”

 

“Dua…”

 

“Tiga…TRIIIIIIIIIIING~”bel sekolah pun berbunyi menandakan waktu istirahat tiba. Wali kelas yang tadi mengajar merapikan perlengkapannya dan berjalan meninggalkan kelas. Semua siswa dan siswi kelas Sungmin pergi berhamburan keluar kelas sama halnya dengan Sungmin dkk.

 

Sungmin dan yang lainnya bersenda gurau saat berjalan menuju kantin, tak disangka ia dapat menemukan teman dengan mudahnya di sekolah elit ini. Kibum memisahkan diri dari mereka dengan alasan ingin memperkenalkan Sungmin kepada 2 orang temannya. Akhirnya mereka pun berjalan ke kantin minus Kibum.

 

Ahjumma,aku pesan seperti biasa~”ucap Eunhyuk sambil duduk di sebuah bangku panjang yang bersebrangan dan dibatasi oleh 1 meja panjang. Mereka kembali berbincang dengan asyiknya sebelum segerombolan siswa dan siswi berteriak yang memekikkan telinga mereka. Ryeowook memutar bola matanya kesal sambil menyilangkan tangan di dadanya,”Namja populer itu lagi!”

 

Sungmin tidak mengerti dengan maksud ucapan Ryeowook hanya mengerjapkan matanya lalu memandang ke arah teriakan para siswa-siswi yang sedang meneriaki 9 orang namja yang berjalan masuk ke kantin,”Kyuhyun-ah!”

 

“Donghae oppa!”

 

“Siwonnie!”

 

“Zhoumi-ge! Hangeng-ge!”

 

“Shindongie-ah!”

 

“Yesung sunbae!”

 

“Sudahlah tidak perlu memperhatikan mereka,Minnie hyung! Nanti kau dikira menyukai mereka. Oh iya, ini orang yang ingin kukenalkan padamu! Leeteuk hyung dan Heechul hyung.”ucap Kibum yang tiba-tiba duduk sambil mengambil roti isi milik Eunhyuk yang membuat sang pemilik menggerutu tidak jelas. Sungmin berdiri lalu membungkukkan badannya,”Annyeonghaseyo,hyung! Lee Sungmin imnida.”Heechul dan Leeteuk pun balas membungkukkan badannya sopan. Setelah kedua orang tersebut duduk, mereka mulai berbincang-bincang. Leeteuk memandang Sungmin dengan teliti, dari caranya berbicara,tertawa, dan semuanya.

 

“Dia benar-benar mirip sekali dengan Vincent!”

 

***

 

Sungmin merasa risih lalu memperhatikan sekitarnya, entah kenapa bulu kuduknya berdiri dan seperti ada orang yang memperhatikannya. Matanya pun memandang ke arah kumpulan ‘namja populer’ dan ia melihat salah satu dari mereka memandangnya tajam dan intens. Pandangan mata mereka beradu dan Sungmin pun mulai merasa tidak asing dengan wajah namja tersebut. Sungmin lalu mengalihkan pandangannya dan kembali berbincang dengan teman-temannya. Namun namja yang memandangnya belum berhenti dari aktifitasnya tersebut,”mata rubahnya, hidungnya, pipi tembamnya, bibirnya yang berwarna merah muda. Aku yakin dia pasti…”

 

“…Vincent!”

 

“Kenapa kau memperhatikannya terus,Kyu? Apa kau tertarik untuk menghisap darahnya?”goda Donghae sambil tertawa ketika melihat Kyuhyun sibuk memperhatikan sekelompok namja yang sedang berbincang sambil sesekali memakan makanan yang mereka pesan. Pandangan Kyuhyun terpaku kepada satu orang namja yang sedang tersipu ketika tangan seorang namja yang lain menepuk pelan kepalanya. Entah mengapa, rasa cemburu begitu menyelimuti hati Kyuhyun. Ia meremas kaleng soda di depannya dengan geram.

 

“Kyu? Kau tidak apa-apa, ‘kan?”tanya Siwon sambil memegang dahi Kyuhyun dengan punggung tangannya. Kyuhyun segera tersadar dari lamunannya lalu menatap para hyungnya yang memandangnya dengan tatap mata khawatir. Kyuhyun hanya memutar bola mata hitam pekat miliknya lalu kembali memandang namja yang bernama lengkap Lee Sungmin tersebut. Tiba-tiba Kyuhyun menyeringai yang membuat para fangirl dan fanboynya mimisan melihatnya namun tidak terhadap hyungnya,”Aku menginginkannya,Hyung!”Siwon,Donghae, Kangin, Hankyung, Zhoumi, dan Yesung berpandangan lalu mereka tersenyum meremehkan.

 

“Jangan bodoh, Kyu! Dia bukan gadis murahan yang biasa kau tiduri! Mungkin kau akan sedikit susah untuk mendapatkannya.”ucap Hankyung sambil menggigit roti isi miliknya. Yang lain mengangguk tanda setuju dengan ucapan Hankyung tadi. Kyuhyun malah semakin menyeringai, tidak ditanggapinya ucapan Hankyung lalu ia berjalan meninggalkan kantin tersebut,” Ngomong-ngomong dia itu pria,hyung!”

 

Shindong,Siwon,Yesung, Donghae dan Zhoumi kompak mentertawai Hankyung yang tentu saja membuat orang yang di tertawakan merasa kesal.

 

Sungmin sepertinya sadar sudah diperhatikan oleh Kyuhyun sejak mereka beradu pandang tadi, namun ia menyangkal semua prasangka tersebut dan melanjutkan perbincangannya dengan teman-teman barunya disini, Leeteuk yang melihat Sungmin bergerak resah dan tidak nyaman merasa aneh dengan hoobaenya tersebut.

 

“Ada yang menganggu pikiranmu,Minnie?”ucap Leeteuk lembut sambil mengusap rambut coklat keemasan milik Sungmin. Sungmin hanya menggeleng sambil tersenyum.

 

Gwaenchana,hyung!”Leeteuk melihat raut wajah Sungmin yang gelisah. Ia tahu kalau Sungmin membohonginya. Diliriknya sekitar mereka dan ekor mata Leeteuk pun melirik Kangin yang sedang memandangnya tajam,”Min, Apa mereka memandangmu sedari tadi?”Bola mata Sungmin melebar lalu ia menunduk dan perlahan ia mengangguk.

 

“Apa kau membuat masalah dengan mereka?”tanya Leeteuk seakan mengintrogasi Sungmin. Sungmin hanya menggeleng, Leeteuk pun segera menarik lengan Sungmin lalu mengajaknya keluar kantin. Mereka berduapun menuju ke arah atap sekolah. Saat yakin tidak akan ada siapa-siapa selain mereka, Leeteuk mulai bertanya.

 

“Min, aku ingin kau jawab jujur kepadaku. Kenapa kau terlihat sangat gelisah?”tanya Leeteuk.

 

“Tadi aku hanya merasa ada yang menatapku dan aku pun melirik ke arah belakang lalu pandangan mata kamipun beradu, dari pandangannya seperti ia mau memangsaku. Kulitnya putih pucat, postur tubuhnya tinggi, bola matanya berwarna hitam pekat. “ucap Sungmin sambil mengingat ciri-ciri orang yang tadi beradu pandangan dengannya,”Kyuhyun?”

Sungmin mengedipkan matanya bingung lalu memiringkan kepalanya yang membuatnya terlihat menggemaskan,”Kyuhyun? Siapa dia, hyung?”Leeteuk hanya menggeleng lalu menunjukkan angelic smile miliknya. “Mulai sekarang, kau harus selalu berada di dekat kami. Jangan sampai kau berjalan sendiri di sekolah, arra?”

 

Awalnya Sungmin tampak berfikir, ia tidak ingin menanyakan alasannya kepada Leeteuk lebih jauh. Ia pun mengangguk lalu tersenyum yang memperlihatkan gigi kelincinya walau pun rasa penasaran masih meliputi dirinya. Mereka berduapun turun karena bel masuk sudah berbunyi.

 

***

 

Hyung!”Donghae menyenggol siku Zhoumi ketika melihat Kyuhyun tersenyum-senyum mencurigakan di bangkunya lalu memberitahukannya pada Kangin yang duduk di depannya. Bola mata hitam pekat Kyuhyun perlahan berubah menjadi berwarna kuning keemasan. Kangin segera melakukan telepati kepada Siwon yang duduk di sebelah Kyuhyun karena takut Kyuhyun akan berubah di jam pelajaran seperti ini. Siwon mengerti lalu mengguncang tubuh Kyuhyun pelan,”Perhatikan pelajaran! Jangan melamun.”Kyuhyun menggeram pelan, bola matanya kembali menjadi seperti semula.

 

“Kau akan kubunuh sehabis pelajaran, Choi Siwon!”desis Kyuhyun sambil mendelik sinis. Dia tidak mengindahkan perkataan Siwon lalu berjalan keluar kelas,”Cho Kyuhyun, Mau kemana kau?”Guru yang mengajar pun menegur Kyuhyun namun ia malah terus berjalan meninggalkan kelas. Kyuhyun malah memberinya death-glare yang membuat guru itu terdiam lalu melanjutkan pelajarannya. Dengan kemampuan mengendalikan pikiran yang ia miliki, ia mengendalikan tubuh Sungmin untuk menemuinya di tempat loker-loker berada. Hal itu dilakukannya dengan mudah karena sekarang Sungmin sudah berada di hadapannya dengan pandangan kosong tentunya.

 

Seringaian terpatri jelas di bibir Kyuhyun, Dia akan membuktikan kepada hyungnya ia bisa mendapatkan apa yang ia inginkan dengan mudah, tidak terkecuali Sungmin. Ia memulai dengan menghirup aroma vanilla yang menguar dari rambut coklat seleher Sungmin lalu berjalan menuju pipi mulus Sungmin dan bibirnya perlahan turun menuju leher jenjang Sungmin yang tidak cacat sama sekali, kembali aroma vanilla menggelitik hidung Kyuhyun,”Kau memang mirip dengan Vincent! Namun kau berbeda dengannya”, Bola mata Kyuhyun kembali menjadi berwarna kuning keemasan dan perlahan kedua taring Kyuhyun mulai terlihat,”Sebentar lagi aku akan merasakan darahmu yang segar, Sungminnie!”gigi taring Kyuhyun sudah menempel pada leher Sungmin dan siap menghisap, namun kegiatannya berhenti saat sebuah suara mengagetkannya.

 

“Lepaskan dia, Marcus!”Suara lembut Leeteuk berubah menjadi suara dingin yang menusuk. Kyuhyun mendorong tubuh Sungmin hingga tubuh Sungmin tersungkur ke bawah. Aura hitam dan kelam menyelimuti daerah sekitar Kyuhyun, salah satu alisnya menaik dan seringai terlihat kembali di bibirnya,”Sudah kuduga kau ada di sekitar sini,Dennis! atau perlu ku sebut kau Leeteuk? Jungsoo?” Leeteuk pun mengeluarkan busur dan anak panah yang tidak terlihat dari pergelangan tangannya. Diarahkannya busur tersebut ke arah Kyuhyun,”Urusan kita belum selesai! Anak ini akan menjadi milikku. Selamanya! Sama seperti dongsaengmu dulu.”Kyuhyun pun menghilang tanpa meninggalkan jejak setelah mengucapkan kata tersebut.

 

Dengan gerakan cepat, Leeteuk memasukkan kembali busur dan anak panahnya ke dalam pergelangan tangannya lalu ia menggendong Sungmin menuju ruang kesehatan. Dia pun bertelepati dengan Eunhyuk, Ryeowook, Kibum,Henry, dan Heechul. Dibaringkannya tubuh Sungmin di kasur ruang kesehatan lalu ia memeriksa leher Sungmin,”Syukurlah Marcus belum menancapkan taringnya!”

 

“Apa yang terjadi,hyung?”tanya Eunhyuk setelah berlari ke ruang kesehatan disusul dengan yang lainnya.”Marcus hampir menghisap darahnya tadi. Kita harus benar-benar menjaga Sungmin ini 24jam penuh, Marcus benar-benar ingin memilikinya.”Semuanya hening, bergumul dengan pikirannya masing-masing.

 

Eunhyuk pun mengeluarkan suaranya untuk melepas keheningan,”Aku mempunyai sebuah ide!”

 

AN: Kelengkapan cerita bakal diulas di part 2(kalau masih ada yang mau baca), Maaf kalau ada kesalahan karena baru kedua kali nulis ff yang vampir-vampir kayak gini. Dan ini kependekan-_-v RCL please^^